Life

Menarik! 4 Soft Skill Penting dalam Industri Kreatif

Soft Skill Penting dalam Industri Kreatif

This post is also available in: English

Dunia digital dengan segala visualisasinya sangat akrab dengan kita. Melalui tayangan foto dan video menjadikan sebuah konten terlihat sangat menarik. Nah, hal inilah yang mendorong industri digital sangat berkembang pesat. 

Bagi para pelaku usaha, membuat konten yang menarik perhatian calon konsumen menjadi sangat penting. Oleh karenanya skill-skill seperti desain dan copywriting sangat penting. Namun sayangnya skill ini belum terlalu dipelajari di sekolah. Hal inilah yang dibutuhkan dalam industri kreatif. 

Mengenal Industri Kreatif 

Industri kreatif merupakan salah satu jenis industri yang terus berkembang dan tak pernah berhenti. Sesuai namanya, industri ini mengadopsi dan menguatamakan unsur kreativitas para pelakunya. 

Mereka tak hanya sekadar membuat konten, tetapi dapat mengekspresikan ide sesuai tren. Hal ini karena industri kreatif sangat erat kaitannya dengan dinamika perkembangan zaman. Tidak hanya butuh hard skill, kamu juga memerlukan soft skill untuk bekerja di bidang industri ini. 

Perbedaan Hard Skill dan Soft Skill 

soft skill penting dalam industri kreatif
Kreatif

Hard skill dan soft skill merupakan dua istilah yang biasanya disebut berdampingan, tetapi maknanya berlawanan. Hard skill adalah kemampuan yang bersifat teknis, dapat diukur, dan terlihat secara fisik.  

Kemampuan ini didapatkan dengan pelatihan atau praktik atas ilmu pengetahuan yang diterima. Contohnya di bidang dunia industri kreatif, hard skill meliputi kemampuan mengoperasikan komputer, desain grafis, dan skill editing.  

Sementara itu, soft skill adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk berhubungan dengan individu lainnya. Soft skill ini sangat jarang dipelajari melalui sekolah formal biasa. Bahkan, soft skill cenderung diperoleh karena pengalaman. 

Contohnya adalah etika dalam bekerja, skill leadership, komunikasi, negosiasi, dan sebagainya. Jenis kemampuan tersebut dapat kamu latih seiring dengan pengalaman dan kejadian yang kamu lalui. 

Kembangkan Soft Skill dalam Industri Kreatif 

Bekerja di dunia industri kreatif sangat didukung dengan soft skill yang mumpuni. Pasalnya dunia kerja saat ini telah bersaing melalui hard skill. Maka dari itu, agar kamu memiliki nilai tambah, kuasailah minimal empat soft skill penting dalam industri kreatif berikut. 

Desain Thinking 

Mendengar istilah desain mungkin adalah hal biasa. Desain merupakan kemampuan yang dapat kamu kembangkan berdasarkan teori yang diberikan. Misalnya melalui jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), kamu menjadi mahir desain. 

Namun desain tersebut termasuk dalam hard skill. Nah sementara desain thinking berbeda dengan desain biasa. Desain biasa mungkin hanya membutuhkan kemampuan menggambar sesuai teknik-teknik yang tepat. 

Adapun desain thinking dapat diartikan sebagai metode penyelesaian masalah berbasis pengguna. Konsep ini masih mengadopsi desain. Pada desain thinking kamu harus dapat mengembangkan ide dan menuangkannya menjadi diagram alur berpikir. 

Hal ini sangat berguna untuk menjelaskan suatu konsep kepada klien nantinya. Masalah ini harus kamu rumuskan dalam bentuk solusi kreatif, contohnya sebagai berikut. 

Berempati 

Sebelum mulai menganalisis, kamu dituntut untuk memiliki kemampuan berempati. Pada tahap ini kamu seakan merasakan apa yang dialami orang lain. Pahami kebutuhan pengguna atau klien di hadapanmu. 

Definisikan 

Setelah mampu berempati, kemudian definisikan apa yang menjadi sumber masalah klien. Pada tahap ini pula, seorang desain thinking harus memikirkan solusi atas masalah tersebut. 

Membuat Ide 

Dari solusi yang telah ditemukan, selanjutnya buatlah ide atau sistem pemecahan masalahnya. Lakukan brainstorming dan terapkan konsep mind mapping agar lebih mudah menggambarkan ide. 

Prototipe 

Prototipe sangat baik untuk menguji suatu produk sebelum sampai ke tangan klien. Setelah menyusun rencana berdasarkan mind mapping, kamu perlu membuat prototipe ide tersebut. Implementasikan menjadi sebuah produk. 

Lakukan Uji Coba 

Prototipe yang telah siap harus segera diuji coba. Apakah produk tersebut bekerja dengan baik atau apa hal-hal yang perlu dievaluasi. Dengan melakukan uji coba, kamu dapat lebih siap menciptakan produk yang lebih baik. 

Stress Management 

Stress management atau manajemen stress adalah cara kamu dalam mengatur stress. Kondisi stress merupakan hal yang wajar dialami setiap orang. Stress dapat dipicu karena berbagai tekanan dari dalam diri maupun dari luar. 

Namun, kamu tetap bisa mengatur stress dengan baik. Untuk melatih kemampuan manajemen stress, cobalah lakukan hal berikut ini. 

Cari Penyebab Stress 

Pertama, kamu harus mengetahui apa yang menyebabkanmu mengalami stress. Misalnya karena banyak pikiran, berarti kamu harus mampu mengelola pola pikirmu sendiri. Temukan cara yang tepat nan menyenangkan versi dirimu. 

Buat Jurnal untuk Menulis Perasaanmu 

Ternyata buku diari cukup efektif untuk manajemen stress. Ketika banyak pikiran atau kelelahan kondisi seperti ini rawan memicu stress. Kamu bisa mengalihkannya dengan mencurahkan segala rasa melalui jurnal harian. 

Coba Menghindari Penyebab Stress 

Ketika telah menganalisis penyebab stressmu, kini saatnya kamu menghindari pemicu stress tersebut. Ini merupakan cara terbaik agar kamu terhindar dari strees, apalagi sampai stress berat atau depresi. 

Reward Yourself 

Sesekali kamu membutuhkan reward atau penghargaan atasa hal-hal yang sudah kamu capai. Bentuk penghargaan ini dapat menyenangkan dirimu sendiri. Tentunya kondisi bahagia seperti ini membuatmu terhindar dari stress. 

Mental Elasticity 

Mental elasticity dapat diartikan sebagai mental yang elastis. Maksduanya seseorang yang memiliki kemampuan ini dapat mengubah pola pikir dan mampu memandang sesuatu dari berbagai sudut pandang. 

Namun, tenang saja, soft skill penting dalam industri kreatif dalam dilatih. Caranya dengan melakukan hal berikut ini. 

Mengubah Rutinitas 

Rutinitas telah membentuk karakter. Jika kamu terbentuk menjadi orang yang malas, hal ini harus segera kamu ubah. Untuk memiliki pola pikir yang luas, cobalah membaca buku dan berdiskusi dengan orang-orang hebat. 

Perbanyak Pengalaman 

Seseorang yang memiliki jam terbang tinggi akan lebih kompeten dengan mereka yang baru mencoba beberapa kali saja. Untuk mengembangkan mental elasticity, sering-seringlah melatih kemampuanmu dalam menganalisis sesuatu hal atau kejadian. 

Berpikir Kreatif 

Kreativitas menjadi pembeda manusia dengan robot. Manusia mampu berpikir kreatif karena segala empati dan logika yang dimiliki mampu menghadirkan solusi untuk sebuah masalah. Latih cara berpikir kreatif dengan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. 

Bertemu Orang Baru 

Salah satu cara untuk memperluas persepsi adalah dengan mengenal lebih banyak orang. Mereka yang memiliki latar belakang berbeda dapat membuka perspektif baru bagimu. Banyak-banyaklah berteman dengan mereka yang berbeda budaya. Dengan begitu, pengetahuan dan sudut pandangmu akan semakin luas. 

Bertukar Ilmu 

Tak ada salahnya untuk saling bertukar ilmu. Kamu tidak hanya mendapat ilmu baru dari orang lain, tetapi kamu juga turut berkontribusi dalam membagikan ilmumu kepada orang lain. Kondisi ini akan semakin memperkuat kemampuanmu dalam menganalisis. 

Emotional Inteligent 

Kecerdasan emosional sangat penting dibutuhkan dalam dunia kerja. Seseorang yang dapat mengatur emosinya dengan baik mampu bekerja secara profesional. Cara melatihnya adalah sebagai berikut. 

Terbuka dengan Kritik 

Orang yang terbuka dengan kritik cenderung melakoni sesuatu hal dengan enjoy. Sebab, kritik tersebut dijadikan masukan bagi dirinya untuk berkembang lebih baik. Melalui kecerdasan emosional kritik dimanfaatkan untuk hal demikian. 

Mau Bergaul 

Orang yang pandai mengatur emosi dapat dilatih dengan memperluas pergaulan. Ketika kamu memiliki banyak teman, kamu akan berusaha berteman baik dengan mereka. Emosimu akan tertahan demi menjaga hubungan baik dengan mereka. 

Menjadi Pendengar yang Baik 

Menjadi seorang yang lebih pasif akan melatihmu mengontrol emosi. Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik. Hal ini malah membuatmu memiliki banyak pengalaman baru dari orang lain. 

Melatih Berikap Positif 

Berpikir positif sangat baik untuk melatih kontrol diri. Dengan berpikir positif kamu akan terpacu untuk selalu melakukan tindakan positif juga. Tentu kamu tidak mungkin meluapkan emosi ketika marah. 

Jadilah Termotivasi 

Orang yang selalu diliputi motivasi akan merasa bergairah dalam hidup. Kondisinya dipenuhi dengan rasa semangat karena motivasi tersebut. Alhasil, orang seperti itu sangaat fokus dan mampu mengontrol emosinya. 

Bagaimana, soft skill penting dalam industri kreatif tersebut sudah kamu miliki? Jika belum, yuk mulai menata diri agar memiliki kemampuan tersebut. Bagi yang sudah punya, bertahanlah dengan kemampuan baik tersebut ya. 

To Top