Life

Starter Kit Wajib untuk Hadapi New Normal

starter pack new normal

Selama pandemi kita perlu menyesuaikan gaya hidup yang baru. Biasanya dalam keseharian kita tidak pernah menggunakan masker atau sering nongkrong beramai-ramai bersama teman-teman kita. Sayangnya, setelah new normal, gaya hidup kita juga harus mengikuti gaya hidup new normal. Kita harus lebih sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengenakan masker.

Virus Covid-19 masih terus merebak dan belum ditemukan vaksin. Selama itu pula, kita harus menghadapi transisi gaya hidup yang merujuk pada protokol kesehatan baru untuk beraktivitas di luar ruangan. Gaya hidup “new normal” juga perlu diajarkan kepada anak-anak yang akan kesulitan menjalaninya.

Apa saja starter kit untuk menghadapi aktivitas new normal di luar sana, ya? Yuk, kita cari tahu kegunaannya di bawah ini!

1. Masker Wajib Dipakai

Masker menjadi barang wajib yang harus dibawa dan dikenakan. Selain itu, masker menjadi protokol utama untuk keluar rumah bagi siapapun, baik itu orang tua atau anak-anak. Biasakan gunakan masker yang dapat digunakan berkali-kali dan dari bahan yang nyaman. Masker yang dapat digunakan berkali-kali adalah masker yang bisa dicuci sehingga lebih ramah lingkungan, dibandingkan dengan masker sekali pakai.

Gunakan masker dengan tiga lapis kain. Jika tidak punya, beri lapisan tisu tambahan agar masker menjadi tiga lapis. Untuk anak-anak, kita bisa memilih masker dengan gambar kartun atau motif yang membuat mereka senang menggunakannya. Untuk anak di bawah 2 tahun, opsi masker dapat diganti dengan face shield. Usahakan untuk tidak membawa anak di bawah dua tahun keluar dari rumah.

2. Membawa Sabun Cuci Tangan atau Hand Sanitizer

Bawalah sabun cuci tangan atau hand sanitizer, bisa juga dengan membawa keduanya. Kedua benda tersebut wajib dibawa. Pilihlah hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70%. Selain itu, gunakan pelembap tangan agar kulit menjadi tidak kering. Untuk sabun, gunakan sabun cair yang mengandung anti-bakteri. Simpanlah dalam botol kecil share in jar agar mudah dibawa. Membawa sabun sendiri lebih aman dibanding dengan sabun-sabun cuci tangan di tempat umum.

3. Persiapkan Tisu Basah

Untuk yang satu ini bisa dibawa kemana pun untuk membersihkan benda-benda yang hendak dipegang atau ditempati. Jika kamu berada di bus, kamu bisa membersihkan tempat duduk dengan tisu basah sebelum kamu duduki.

Pastikan pilihlah tisu basah yang mengandung antibakteri untuk bepergian. Jangan gunakan tisu basah secara sembarangan, ya. Gunakan sabun cuci tangan untuk membersihkan tangan. Selain itu tetaplah membawa tisu kering untuk mengeringkan tangan atau area-area yang telah dibersihkan dengan tisu basah.

4. Membawa Bekal Sendiri

Jajan di luar boleh-boleh saja, tetapi usahakan untuk membawa bekal makan dan minum dari rumah daripada membelinya dari luar. Sementara itu, waktu berada di kantor juga lebih lama. Hal ini bisa dipraktikkan jika kita masuk kantor atau membekali anak-anak untuk ke sekolah.

Tujuannya agar tidak repot-repot mencari makan siang dan minum ke luar rumah. Membawa alat makan dan minum pribadi akan jauh lebih higienis. Selain itu, makanan yang kita olah sendiri akan jauh lebih sehat. Itu membantu mempertahankan ketahanan tubuh ketika banyak beraktivitas di luar rumah.

5. Multivitamin

Selain barang, kita juga memerlukan suplemen dan multivitamin yang dikonsumsi. Bila kita sering keluar rumah, pastikan tubuhmu tetap sehat dan bugar. Untuk itu, lengkapi nutrisi dengan suplemen dan vitamin jika makanan tidaklah cukup. Agar gizi terpenuhi dan membantu menjaga kekebalan tubuh. Dengan kekebalan tubuh yang baik, kita bisa tetap beraktivitas di luar rumah dengan tenang. Selain minum suplemen, jangan lupa untuk tetap olahraga agar tubuh bugar, ya.

6. Naik Ojol, Harus Siap Bawa Helm Sendiri

Untuk para pengguna setia ojek online, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Aturan ini berlaku saat ini hingga new normal. Salah satunya adalah mengenakan helm pribadi untuk keselamatan penumpang. Jika kita menggunakan satu helm untuk bergiliran, bisa meningkatkan risiko terserang Covid-19.

Selain menggunakan helm pribadi, tetap jaga jarak dengan sopir ojek online ya. Memang terlihat merepotkan. Tetapi itu untuk kebaikan bersama. Usahakan untuk membayar menggunakan e-money agar meminimalkan interaksi fisik.

7. Membawa Alat Ibadah Pribadi

Untuk beribadah, biasanya kita bisa menggunakan mukena atau alas yang telah disediakan di musala atau tempat ibadah. Jika menggunakan alat tersebut secara bergantian, dapat berisiko penularan penyakit karena bisa jadi tidak higienis. Dengan membawa alat ibadah pribadi, kita bisa merasa aman karena alat tersebut dikenakan oleh diri kita sendiri.

Itulah starter kit yang wajib dibawa ketika keluar rumah untuk menghadapi new normal. Tetap ikuti protokol yang berlaku, ya. Jika masih WFH, tetaplah di rumah, kurangi kegiatan di luar rumah. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap aman dari paparan Covid-19.

To Top