Life

5 Cara Mencari Teman Curhat yang Baik dan Dapat Dipercaya

teman curhat

Di dunia nyata ataupun dunia maya, kehidupan manusia tidak terlepas dari keluh kesah seputar kehidupan. Sebagian besar dari kita, setiap hari mencurahkan keluh kesah tersebut kepada teman dekatnya. Jika itu pacar, kemungkinan terbesar pacarlah yang menjadi tempat curhat tersebut. 

Namun, di sisi lain, sebagian besar orang juga memilih mencurahkan keluh kesah mereka kepada teman curhat. Tujuannya agar lebih nyaman dan terjamin kerahasiaannya. Mencari teman curhat memang pekerjaan yang mudah. Akan tetapi, mencari teman curhat yang baik dan dapat dipercaya menjadi satu strategi yang perlu dipelajari. 

Teman Curhat dari Sahabat yang Sudah Lama Kamu Kenal 

Pilihan pertama untukmu adalah teman curhat dari kategori sahabat yang telah lama kamu kenal. Dengan persahabatan yang cukup lama tersebut otomatis kamu sudah mengetahui karakternya. 

Kamu dapat menilai apakah ia menjadi orang yang cocok untukmu atau sebaliknya. Sebab, sahabat yang telah lama kenal pun kadang masih sungkan karena hanya kamu saja yang terbuka. Nah tipe sahabat yang bisa kamu jadikan teman curhat adalah mereka yang satu frekuensi denganmu. 

Namun, tidak salah jika kamu memilih sahabat yang berbeda frekuensi. Malah kamu bisa mendengar pandangan baru dari sahabatmu itu. Akan tetapi, hal ini lebih sulit karena belum tentu kamu dapat menerima pendapatnya. 

Cara Mencari Teman Curhat adalah dengan Memilih Pendengar yang Baik 

Pendengar yang baik sudah sering kamu dengar sebagai seseorang yang sangat pandai dalam mendengar curhatan orang lain. Tipe orang ini sangat cocok untuk mendengar keluh kesahmu. Sebab, sebenarnya ada kalangan orang ayng tidak mau mendengar tetapi lebih sering berbicara. 

Namun, ketika kamu hanya ingin didengar tanpa banyak mendapat komentar, dialah orang yang tepat menjadi teman curhatmu. Nalurinya yang kuat membuatmu nyaman ketika bercerita di sampingnya. 

Tak banyak berkomentar, orang yang pandai mendengar cenderung menanggapi seperlunya. Bahkan ia dengan senang hati berjam-jam mendengar ceritamu tanpa banyak berbicara. 

Carilah Orang yang Bisa Memberikan Solusi 

Percuma saja mendapatkan teman curhat yang tidak bisa memberi solusi. Esensi dari curhat memang agar didengarkan. Namun, mereka yang curhat juga membutuhkan solusi. Untuk itu sebaiknya carilah orang-orang yang dapat memberikan solusi. 

Tidak perlu muluk-muluk harus orang bijak. Mereka yang satu frekuensi biasanya memiliki alur pikir yang sama denganmu. Dengan begitu, ketika kamu sedang buntu dan mencari solusi, orang seperti itu bisa membantu kamu. 

Setelah membaik, kamu cenderung sadar bahwa solusi yang diberikan orang tersebut selalu berpihak kepadamu. Bak melihat pikiranmu sendiri ketika kamu sedang dalam kondisi berpikir jernih. Nah orang seperti ini bisa kamu pertimbangkan. 

Hindari Orang yang Provokator 

Memiliki teman provokator saja sudah menyebalkan, apalagi teman ini menjadi teman curhat. Sekadar informasi, provokator adalah orang yang melakukan provokasi. Biasanya ia menghasut, memengaruhi, dan memancing kemarahan orang lain. 

Sangat berbahaya curhat dengan orang seperti itu. Bukan mendapat solusi, malah masalahmu bertambah parah, apalagi membuka kemungkinan banyak pihak terlibat. Provokator ini sebaiknya kamu hindari. 

Berawal dari provokator ini biasanya akan terjadi pertumpahan darah. Jangan sampai hal ini melanda hidupmu ketika sedang membutuhkan teman keluh kesah. Hindari orang-orang tersebut ya. 

Tinjau Sisi Peduli Mereka 

Orang yang biasanya dijadikan teman curhat adalah mereka yang memiliki sisi peduli yang lebih. Percuma saja kamu sudah curhat, tetapi jawaban mereka acuh dan sepotong-sepotong. Hal ini bisa jadi malah membuatmu semakin geram dan menambah kegelisahan. 

Pilihlah mereka yang memiliki empati tinggi. Orang seperti ini dapat terlihat dari aktivitas dan karakter yang mereka tampilkan sehari-hari. Biasanya mereka merupakan orang yang adaptif dan senang memberikan pertolongan kepada orang lain. 

Bukan untuk mendapat balasan, melainkan mereka melakukannya dengan sepenuh hati. Nah, dapat dikategorikan orang-orang tersebut memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Jangan lewatkan mereka menjadi teman curhat ya. 

Jangan Bagikan Bebanmu di Media Sosial Ataupun Orang yang Senang Mengumbar 

Satu lagi yang berbahaya. Teman dengan karakter suka mengumbar sangat tidak pantas dijadikan teman curhat. Meskipun ia teman baikmu, tetapi memiliki karakter demikian, sebaiknya kamu tidak curhat kepadanya. 

Bukan kurang mempercayai, tetapi hanya untuk berjaga-jaga dengan rahasiamu. Maksudnya jangan sampai curhatanmu tersebar luas melalui orang dengan karakter seperti itu. Ciri orang ini bisa dilihat dari karakter yang ceplas ceplos dan tidak pernah bepikir panjang. 

Selain itu, jangan bagikan bebanmu di sosial media. Jika butuh solusi cepat, sebaiknya hubungi orang yang tepat. Lebih baik menghubungi orang yang tepat karena kamu bisa dengan segera mendapatkan solusi baik darinya. 

Berbeda dengan di media sosial, tidak semua orang sama karakternya. Mungkin sebagian yang lain akan membantu, tetapi sebagian lainnya malah membuatmu semakin down. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya jangan curhat ke sosial media. 

Nah, cara mencari teman curhat yang baik dan dapat dipercaya tersebut bisa kamu terapkan. Mulai sekarang lebih selektif ya dalam memilih teman curhat. Sebab, kepada mereka keluh kesahmu akan didengarkan. Kepada mereka juga permasalahan kamu dapat terjaga. 

Akan lebih baik jika kamu langsung mengadukan keluh kesah kepada Yang Maha Kuasa. Menyibukkan diri dengan belajar kitab pun menjadikan kamu lebih berpikiran terbuka bahwa semua akan baik-baik saja. Cobalah meraih ketenangan hati dengan banyak belajar ilmu agama tersebut. 

To Top