Life

Sering Kebingungan dalam Memilih, Berikut Tips Mengambil Keputusan yang Dapat Membantumu!

mengambil keputusan

Hidup adalah sebuah pilihan. Pilihan tersebut mengharuskan kita untuk mengambil keputusan. Entah dari menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Atau untuk memilih satu di antara dua yang baik. 

Tak dapat dimungkiri, seiring perjalanan hidup kita, justru kita malah dihadapkan dengan keputusan-keputusan yang berat. Untuk itu, mengambil keputusan dengan tepat selalu menjadi pertimbangan. Nah, bagaimana tips untuk menentukan keputusan agar kamu lebih mudah dan yakin memilih hal tersebut? 

Sebelum Mengambil Keputusan, Batasi Dahulu Pilihanmu 

pengambilan keputusan
Pilihan yang banyak akan membuatmu semakin kesulitan dalam mengambil keputusan.

Salah satu alasan mengapa seseorang kesulitan dalam mengambil keputusan adalah karena terlalu banyak pilihan. Misalnya saja ketika kamu dihadapkan dengan 10 pilihan. Bandingkan ketika kamu hanya dihadapkan dengan dua atau tiga pilihan. Kamu akan lebih mudah memilih ketika dalam posisi mana? 

Tentu saja lebih mudah memilih ketika hanya ada dua atau tiga pilihan. Untuk itu, batasi pilihanmu. Jika awalnya pilihan tersebut cukup banyak, cobalah untuk menyortir pilihanmu. Mana yang benar-benar berguna dan kamu rasa tepat. 

Dengan mengerucutkan pilihan tersebut, kamu bisa lebih mampu mempertimbangkan pilihan yang sedikit itu. Selain itu, dengan sedikit pilihan, kemampuan untuk meminta saran pun lebih mudah.  

Sebenarnya tidak ada keputusan yang berat. Hanya saja kemampuanmu dalam mengambil keputusan yang perlu terus dilatih. Batasi dahulu pilihanmu ya! 

Pertimbangkan Risiko Untung Rugi Setiap Mengambil Keputusan 

pertimbangan
Pilihan mana yang lebih banyak manfaatnya?

Nah kini kamu telah memiliki lebih sedikit pilihan. Alhasil, kemampuan untuk memutuskan pun bisa lebih cepat. Dengan sedikit pilihan tersebut, saatnya kamu mempertimbangkan setiap pilihan dengan lebih dalam. 

Maksudnya, lakukan analisis terhadap setiap pilihan tersebut. Analisis ini bisa meliputi keuntungan dan kerugian jika kamu mengambil keputusan tersebut. Nah selanjutnya kamu akan menemukan mana yang menunjukkan manfaat lebih banyak dibandingkan lainnya. 

Dengan menyortir kembali manfaat dari beberapa pilihan tersebut, sedikit demi sedikit kamu pun akan bisa memutuskan. Jika telah mantap dengan satu pilihan, cobalah untuk meminimalisasi kerugian yang ditimbulkan. Dengan kata lain, setiap risiko bisa dikurangi dengan kemampuan atau kondisi yang mungkin bisa kamu atur. 

Tanamkan Mindset Bahwa Waktu Adalah Uang 

waktu adalah uang
Jika salah mengambil keputusan, kamu tidak bisa pergi ke masa lalu untuk memperbaikinya.

Kamu tentu sering mendengar istilah bahwa waktu adalah uang. Istilah yang satu ini memang sangat familiar untuk menasihati seseorang yang kurang dapat memanfaatkan waktunya. Selain itu, kalimat tersebut juga tepat digunakan sebagai acuan dalam mengambil keputusan. 

Artinya begini, setiap keputusan tentu akan memberi dampak, entah itu jangka pendek ataupun jangka panjang. Nah dampak-dampak tersebut yang akan kamu rasakan selanjutnya. Tambahannya adalah seluruh hal tersebut pasti memakan waktumu. 

Jangan sampai kamu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang memang tidak kamu minati. Untuk hal-hal yang bukan menjadi passion dan tidak mendukung tujuanmu. Alasannya karena waktu adalah uang, tidak mungkin kamu bisa kembali ke masa lalu jika salah mengambil keputusan. 

Dengan kata lain, uang yang telah kamu habiskan, tidak mungkin kembali dalam jumlah dan bentuk yang sama bukan? Oleh karena itu sudah seharusnya kamu memanfaatkan setiap kesempatan. Manfaatkanlah setiap peluang dengan menggunakannya secara benar. 

Ingat Bahwa Keragu-raguan Bisa Menghancurkanmu 

ragu ragu
Jangan ragu dalam memilih.

Dalam mengambil keputusan, terkadang memang masih ada rasa takut dengan konsekuensinya. Terkadang kita takut dan bertanya, apakah ini adalah pilihan yang benar. Hal tersebut yang membuat kita ragu-ragu dalam mengambil pilihan untuk memutuskan. 

Dalam posisi seperti itu, biasanya kita akan meminta saran dari orang lain. Tujuannya adalah untuk menghilangkan keraguan kita. Dengan kata lain untuk lebih meyakinkan pilihan kita. Meminta saran seperti itu memang tidak salah. Akan tetapi, semuanya kembali lagi kepadamu. 

Jika setelah meminta saran kamu malah tambah bingung, tanyakan kembali dengan rasio dan firasatmu. Mungkin saja saran orang lain yang kamu kira tidak berguna, justru itulah yang sebenarnya ada dalam keyakinanmu. 

Ingat selalu bahwa keragu-raguan bisa menghancurkanmu. Semakin kamu lama dalam berpikir, semakin kamu banyak mempertimbangkan. Pertimbangan yang dalam itu baik, tetapi yang tidak bagus adalah berkali-kali mempertimbangkan dengan aspek yang sama. 

Baca Juga : Takut Salah Melangkah, Bagaimana Menyikapi Keraguan?

Hal tersebut akan memunculkan keragu-raguan. Nah berdasarkan penelitian, keragu-raguan ini sering kali menjadi alasan gagalnya kamu. Ketika melakukan sesuatu dengan ragu-ragu, kamu menjadi tidak maksimal. Hasilnya pun akan menjadi wujud dari keragu-raguanmu. Sebaiknya jauhi sifat ini ya! 

Dalam Mengambil Keputusan, Pertimbangkan Apa yang Menjadi Firasatmu 

firasat
Dalam mengambil keputusan, tidak salah untuk mengikuti firasat.

Selain pertimbangan rasional, firasat itu juga penting lho! Jangan pernah mengabaikan firasatmu sendiri. Contoh orang dengan firasat terbaik adalah seorang ibu. Ibu memiliki firasat yang nyaris selalu tepat kepada anaknya. 

Nah ini adalah bukti bahwa firasat memiliki peran besar terhadap hadirnya sebuah kejadian. Firasat ini bisa kita kenal sebagai naluri yang tumbuh dari intuisi. Jika jarang diuji dan dilatih, firasat ini akan bersifat biasa saja. Namun, jika sering dilatih, firasat tersebut akan memiliki potensi yang kuat. 

Dalam mengambil keputusan utamanya memang lebih meninjau logika. Sebab, logika ini selalu mendorong kamu untuk bersikap logis dengan keadaan sekitar. Namun, firasat juga tak kalah penting. Ketika logikamu bekerja, tetapi di sisi lain kamu merasa tidak nyaman, berarti ini tanda kamu harus mengikuti firasatmu. 

Sebenarnya firasat hanya mengenai apa yang kamu rasa ketika menghadapi kejadian tertentu. Karena insting ini ada dalam diri setiap orang, tak heran seseorang bisa menghentikan suatu pekerjaan karena merasa ada firasat tidak enak dalam kondisi itu. Artinya, firasat tetap penting ya guys! 

Jika hidup adalah pilihan, keputusan adalah tokoh yang berperan di dalamnya. Semakin dewasa, jangan pernah mengabaikan untuk mengambil keputusan besar. Sejumlah tips berikut bisa kamu terapkan ketika akan mengambil keputusan. 

To Top