Life

Anti Boncos, Berikut 7 Tips Mengatur Anggaran Selama Ramadhan

tips mengatur anggaran selama Ramadhan

Anti Boncos, Berikut 7 Tips Mengatur Anggaran Selama Ramadhan – Hallo guys!!! Sudah setengah jalan ya Ramadhannya, semoga tetap lancar hingga akhir. Selain lancar puasa, tentu perhatian yang tak kalah penting adalah mengenai keuangan. Nah bagaimana kondisi keuangan kamu sob? 

Agar selama Ramadhan tidak boncos dengan pengeluaran sana-sini, alangkah lebih baik kamu atur lagi keuanganmu. Literasi finansial ini sangat penting agar kamu tetap dapat hidup secara balance lho! Nah caranya bagaimana ya? Yuk simak tips mengatur anggaran selama Ramadhan berikut. 

1. Biaya Bukber 

Bukber atau buka bersama sudah sangat akrab dengan yang namanya bulan Ramadhan. Pasti cukup banyak orang yang mengajakmu untuk buka bersama bukan? Nah kamu termasuk orang yang suka bukber atau lebih baik makan di rumah bersama keluarga? 

Sebenarnya makan di rumah lebih hemat pengeluaran. Namun tak jarang ajakan untuk bukber sangat sulit ditolak lantaran ada kumpul bersama teman. Tidak salah jika kamu mengambil banyak bukber di setiap harinya. 

Namun sudah tentu kamu harus menyiapkan anggaran untuk buka bersama. Misalnya dalam sebulan ada sepuluh agenda bukber, pastikan kamu sudah siap dari sisi keuaangan. Intinya sisakan anggaran khusus untuk acara yang satu ini guys! 

2. Biaya Oleh-Oleh 

Selain mengatur anggaran selama Ramadhan untuk buka bersama, biasanya setelahnya kamu terpicu untuk membeli oleh-oleh. Ya setelah buka bersama orang rumah cenderung menanyakan buah tangan dari kita. 

Jika pun tidak, alangkah lebih baiknya kamu pengertian. Maksudnya cobalah sisihkan sedikit uang untuk membeli oleh-oleh. Nah oleh-oleh ini juga termasuk dalam penghitungan kepada siapa akan diberikan. Selain itu perhatikan jenis buah tangan apa yang ingin kamu berikan. 

Namun, lagi-lagi ini sifatnya tidak wajib. Dengan kata lain, jangan memaksakan diri kalau memang tidak memiliki anggaran yang cukup. Jika terus dipaksakan tentu kamu sendiri yang akan boncos. 

3. Biaya Jajan di Luar 

Tidak jauh berbeda dengan oleh-oleh, ketika menjelang berbuka kamu sering tertarik dengan takjil yang dijajakan di pinggir jalan nggak ini? Kalau iya kamu perlu memperhatikan juga biayanya. 

Terkadang hanya dengan melihat makanan sebelum berbuka, apalagi takjil, kita cenderung ingin membeli. Namun yang perli diingat adalah jangan membeli berlebihan. Tanyakan dahulu, apakah nanti takjil tersebut kamu makan? Jangan sampai menjadi mubazir. 

Kalau jadinya mubazir, artinya uangmu juga terbuang percuma bukan? Makanya lebih baik perhatikan lagi kalau mau membeli sesuatu. 

4. Biaya Belanja Lain-Lain 

Satu lagi hal yang sangat identik dengan Ramadhan dan lebaran. Sebagian besar masyarakat muslim sering membeli baju baru ketika lebaran. Nah berkaitan dengan anggaran, coba kamu cek terlebih dahulu, tinjau apakah kamu benar-benar butuh baju baru? 

Atau adakah kebutuhan yang lebih penting? Kalau misal dirasa benar-benar membutuhkan baju, kemeja, mukena, atau sepatu baru, kamu bisa mencari marketplace yang menawarkan banyak promo. Tujuannya tentu untuk menghemat anggaran. 

5. Biaya THR 

Selain baju baru, berbicara mengenai lebaran sudah sangat akrab dengan istilah THR atau Tunjangan Hari Raya. Bagi kamu para pekerja tentu sudah dapat dipastikan mendapatkan THR. Ada juga para pemilik usaha yang biasanya memberikan THR kepada para langganannya. 

Nah kalau kamu termasuk orang yang rutin memberi THR, sudah barang tentu untuk menganggarkan biaya THR ini. Hitunglah jumlah orang yang akan kamu beri THR. Perkirakan barang apa yang ingin kamu beri dan berapa harganya. 

Pastikan kamu sudah mendata biaya THR sebelum waktu lebaran. Sebab, ketika terlambat, anggaran sudah tidak ada, menjadi kurang jika kamu tidak memberi THR kepada karyawan. Jadi, jangan sampai terlewat ya! 

6. Zakat dan Donasi 

Jangan hanya sibuk belanja, tapi kamu lupa berzakat dan berdonasi. Zakat merupakan dana yang wajib dikeluarkan ketika bulan Ramadhan. Sebab, zakat ini menjadi kewajiban setiap orang muslim karena termasuk dalam rukum Islam. 

Oleh karenanya, jangan sampai kamu melewatkan untuk berzakat. Utamakan anggaran untuk membeli zakat, biasanya berupa beras sesuai ketentuan. Kalau untuk satu keluarga, perkirakan jumlah total anggarannya sob! 

Sementara itu, mengenai donasi sifatnya tidak wajib. Namun sangat disarankan memperbanyak donasi selama bulan Ramadhan. Pahalanya berlipat ganda lho! Eits, tapi jangan dipaksakan juga ya, yang penting kamu ikhlas dalam berdonasi. 

7. Belanja untuk Masak Lebaran 

Tips mengatur anggaran selama Ramadhan yang terakhir adalah mengenai belanja untuk masak lebaran. Biaya sajian ketika lebaran termasuk salah satu biaya yang besar dan biasanya pengeluaran menjadi membengkak. 

Namun berbeda cerita jika kamu telah menggarkannya. Ketika menjelang hari raya Idul Fitri, lebih baik kamu sudah mengetahui akan menyajikan masakan apa ketika lebaran. Dengan begitu, jauh-jauh hari kamu dapat mempersiapkan anggarannya. 

Nah itulah tujuh tips mengatur anggaran selama Ramadhan. Tetap seimbangkan keuangan agar hidupmu selalu teratur ya! Jangan lupa menabung untuk menutup anggaran yang mendesak dan atau tidak terduga. Happy Ramadhan!! 

To Top