Life

Tips untuk Milenial Agar Bisa Beli Rumah Idaman

rumah idaman milenial

Saat ini hampir semua anak muda menginginkan untuk memiliki rumah. Rumah menjadi salah satu kebutuhan dasar agar kita dapat hidup nyaman dan aman. Sayangnya, banyak generasi yang kesulitan untuk memiliki rumah karena harga tanah dan rumah yang semakin mahal. Di kota-kota strategis, harga rumah sangatlah mahal. Mulai dari 200 jutaan hingga miliaran rupiah.

Untuk mewujudkannya tentu perlu ada usaha yang ekstra, sekaligus waktu yang tidak sebentar. Kita perlu memikirkan pertimbangan dan perencanaan keuangan yang matang sebelum membeli rumah. Meski gaji kecil, kita dapat mempertimbangkan perencanaan yang baik untuk dapat membeli rumah idaman. Mari kita bahas faktor-faktor mengapa milenial sulit memiliki rumah, sekaligus tips untuk mengatasinya.

Mengapa Milenial Sulit Memiliki Rumah?

Dikutip dari Lifepal, berikut adalah faktor-faktor yang membuat milenial kesulitan membeli rumah:

1. Pengeluaran Konsumsi yang Tinggi

Konsumsi tinggi membuat milenial sulit memiliki rumah. Proporsi belanja keluarga muda di 17 kabupaten mencapai 50% untuk konsumsi. Bukan untuk menabung rumah. Selain itu, harga rumah yang melejit sehingga tidak sebanding dengan pendapatan.

2. Kenaikan Harga Tidak Sebanding dengan Pendapatan

Berdasarkan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) Bank Indonesia, kenaikan harga hunian mencapai 39,7%. Sedangkan UMR di Indonesia per tahunnya memperhatikan dengan tingkat inflasi masih belum sebanding. Hal ini membuat milenial sulit membeli rumah di kota-kota besar. Untuk mendapatkan rumah seharga 600 juta, maka harus memiliki penghasilan sebesar 200 juta atau 16 juta per bulannya.

3. Bunga

Permasalahan lainnya adalah suku bunga pembelian rumah yang masih tidak sesuai dengan karakteristik milenial. Hal ini banyak terjadi. Ketika sudah tersedia rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), tetapi sayangnya tidak cocok. Misalnya, seperti lokasi yang jauh, transportasi yang tidak memadai. Sehingga itu menjadi tantangan.

4. Pekerja Kreatif

Faktor pekerjaan ternyata menjadi salah satu faktor. Saat ini milenial lebih banyak bekerja sebagai freelancer atau membangun usaha sendiri. Pekerjaan-pekerjaan informal tanpa slip gaji dapat membuat mereka bergaya hidup boros.

Tips Memiliki Rumah Idaman

Meski begitu, kita tentu memiliki banyak jalan keluar agar terhindar dari gaya hidup yang boros. Simak tips berikut ini:

1.  Investasi dan Menabung

Untuk membeli rumah dengan pendapatan yang pas-pasan, kita perlu perencanaan finansial yang baik. Salah satunya adalah dengan menabung dan investasi. Jika tidak ada pendapatan yang dialokasikan untuk membeli rumah di kedua tempat tersebut maka akan sulit.

Sisihkan 20% pendapatmu untuk menabung dan investasi. Kamu bisa mencoba deposito atau reksa dana untuk membantu mencapai impianmu itu. Perlu diingat, sebelum melakukannya, bekali dirimu dengan pengetahuan investasi agar uangmu tidak terbuang sia-sia.

2.  Fasilitas KPR Jangka Panjang

Memilih untuk cicilan rumah dengan fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR) juga tidak ada salahnya, lho. Untuk membeli rumah kita dapat memanfaat fasilitas tersebut. Bahkan hitungannya masih relevan jika mencicil untuk membeli rumah.

Durasi cicilan di tiap bank juga cukup lama, 20 hingga 30 tahun bagi kamu yang masih berusia muda. Solusi terbaik yang dapat diambil adalah membuat KPR yang fix rate seperti KPR di Korea Selatan. Saat ini KPR masih berupa suku bunga float.

3. Jadikan Rumah Sebagai Aset

Sebelum akhirnya dapat dihuni, jika kita kerja di luar kota sedangkan rumahmu berada di kota yang lumayan jauh. Kita dapat menyewakannya pada orang lain. Selagi masih menjadi anak kos, pendapatan kontrakan dapat digunakan untuk membayar cicilan rumah.

4.  Riset Harga

Salah satu yang terpenting adalah meriset harga pasaran rumah. Kita harus mengetahui di mana kita akan tinggal, dan bagaimana lokasi tersebut. Tujuannya agar kita tidak merugi dengan harga beli hunian tersebut. Lakukan survei dengan teliti agar tidak mudah tertipu.

5. Cek Sertifikat dan Izin Legal

Kita mudah tergiur dengan rumah berharga murah. Tetapi, meski begitu kita perlu berhati-hati agar tidak terjadi penipuan. Kita bisa menanyakan rekam jejak pengembang properti sekaligus sertifikat izin yang legal. Pastikan untuk mengetahui sertifikat tersebut,  ya.

6. Ada Fasilitas Tapera

Beberapa waktu lalu, kita sempat ramai dengan pemberitaan Tapera atau Tabungan Perumahan Rakyat. BP Tapera akan memungut iuran 3% dari gaji bulanan di Indonesia dari berbagai pekerja. Tidak hanya dari ASN saja, yang dapat mengikuti program ini adalah Polri, BUMN, BUMD, dan karyawan swasta.

Iuran tersebut diambil dari gaji para pekerja dan dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Tetapi tetap saja riset lebih lanjut terkait KPR dan Tapera sebelum memutuskan untuk mengalokasikan pendapatanmu ke sana ya.

Itulah enam tips untuk memiliki rumah idaman bagi para milenial. Di samping itu, kita harus menanamkan mindset bahwa rumah merupakan kebutuhan pokok yang berguna di masa depan nanti. Rumah tersebut akan dihuni oleh keluarga kita kelak. Rencanakan rumah masa depan kita mulai dari sekarang.

To Top