Life

Tumbal Sihir Hitam yang Melegenda di Berbagai Negara

Tumbal Sihir Hitam yang Melegenda di Berbagai Negara

Percaya atau tidak, nyatanya banyak peneliti yang mendapatkan banyak bukti bahwa sejak dulu kala tidak sedikit manusia yang menganut sihir hitam. Beda dengan sihir putih yang untuk kebaikan, sihir hitam justru dipelajari untuk menyakiti orang lain. Seramnya, ritual sihir hitam kerap dilakukan dengan memakan korban atau biasa disebut tumbal sihir hitam. Tidak berlalu begitu saja, ritual sihir hitam tetap dilakukan hingga kini. Seperti ritual sihir hitam yang menggunakan tumbal orang albino yang masih terjadi pada 2015 lalu di Afrika Timur. Dalam waktu 6 bulan di awal 2015, 15 orang albino diculik, dilukai bahkan dibunuh demi terlaksananya ritual sihir hitam dengan lancar. Selain di Afrika Timur, berikut beberapa negara yang mempunyai kisah tumbal sihir hitam yang melegenda.

Perlu diingat, tidak ada satupun unsur dalam sihir hitam yang bisa dikatakan baik, secara keyakinan ataupun hukum negara. Jangan terpikir untuk mencobanya, karena bahkan konon katanya, sihir hitam selalu memiliki ‘efek samping’ yang akan berakibat buruk pada penganutnya sendiri.

Tumbal Darah Burung – Babilonia.

Demi kemenangan dalam perang, Raja Faalameyeus dari Babilonia pernah meminta seorang tukang sihir untuk melakukan ritual sihir hitam dengan menyembelih seekor burung. Sebelum ritual sihir hitam yang menggunakan darah burung sebagai tumbal ini dilakukan, biasanya burung yang nantinya akan dijadikan tumbal diberi makan lezat lebih dulu sebelum akhirnya disembelih. Konon, bila burung tidak mau makan, sebaiknya pelaksanaan ritual sihir hitam ditunda dulu atau akan berakibat buruk. Legenda tentang tumbal sihir hitam ini dibenarkan oleh para arkeolog yang menemukan prasasti yang menunjukkan peran ilmu sihir hitam pada masa itu.

Tumbal Dua Ribu Bayi – Siberian Railway.

Ritual sihir hitam yang mempercayai bahwa dengan menguburkan bayi-bayi pada fondasi bangunan baru akan membuat bangunan tersebut kokoh dan terhindar dari bencana alam agaknya masih dipercaya hingga kini. Kepercayaan dari zaman Yunani kuno, Romawi kuno dan Mesir kuno ini konon katanya diterapkan pula pada pembangunan jalur kereta yang menghubungkan Eropa dengan provinsi lainnya, Siberian Railway. Jembatan yang membentang di atas laut ini dibangun pada tahun 1891 – 1916. Legenda menyebutkan, bahwa petinggi Rusia pernah meminta Kaisar Tiongkok memberi 2.000 tumbal bayi untuk kemudian dikuburkan di bawah rel. Kebenaran legenda ini masih menjadi misteri.

Tumbal Albino – Afrika Timur.

Tumbal Albino

potret orang albino di afrika

Di Afrika Timur, orang Albino bahkan dianggap keturunan setan. Konon katanya, orang Albino memiliki bagian tubuh yang meningkatkan kekebalan atau bahkan membawa keberuntungan. Di Tanzania, para nelayan percaya jika rambut Albino bisa membuat mereka menangkap banyak ikan. Di kalangan penambang, dipercaya bahwa tulang Albino bisa berubah menjadi berlian. Pada tahun 2014-2015 lalu banyak balita albino yang harus kehilangan anggota tubuh mereka atau dalam beberapa kasus bahkan mereka diburu untuk dibunuh.

Tumbal Hati Bocah 7 Tahun – India.

Adalah Ignesh Kujur dan Padam Sukku, sepasang suami istri dari India, yang harus menjalani proses hukum karena melakukan pembunuhan dan mengambil hati seorang anak berusia 7 tahun. Dikisahkan, mereka melakukan perbuatan keji tersebut demi menyuburkan ladang dan sawah milik mereka. Sesuai perintah seorang dukun, Ignesh dan Padam melakukan ritual hitam yang menggunakan hati seorang anak perempuan sebagai tumbal. Tanpa rasa bersalah, mereka bahkan sempat menawarkan sejumlah uang pada keluarga korban untuk membayar ganti rugi nyawa sang anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top