News

ini 3 Aplikasi Yang Akan digunakan FPI Setelah Akunnya Diblokir

3 Aplikasi Yang Akan digunakan FPI Setelah Akunnya Diblokir

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan akan mengajak delapan juta anggota FPI dan Alumni 212 di seluruh Indonesia untuk memboikot aplikasi yang katanya buatan Amerika Serikat. “Kita pakai karya anak bangsa,” kata Novel, Senin ( 25/12).

Novel menjelaskan ada tiga aplikasi yang diwajibkan untuk digunakan oleh anggota FPI dan Alumni 212, yaitu http://android.redaksitimes.com, aplikasi pengganti Facebook, http://geevv.com pengganti google dan http://callind.com pengganti WhatsApp. “Usaha anak bangsa Indonesia, walau belum sempurna, Insya Allah akan terus disempurnakan,” ujar Novel.

Saat ini, Novel menuturkan, sudah mengajak sekitar delapan juta anggotanya untuk meninggalkan Facebook, Google, dan twitter beralih ke alternatif aplikasi baru yang dia sarankan. “Dan kita punya kekuatan yang sudah teruji, di Jakarta dan Banten dengan menang pilkada,” ucapnya.

Ajakan tersebut muncul setelah akun Facebook milik FPI diblokir pada Selasa, 19 Desember 2017. Karena pemblokiran itu, Novel beserta anggota FPI akan melakukan demonstrasi di kantor Facebook dan Kementerian Komunikasi dan Informasi. “Sedang kami persiapkan,” kata Novel.

Novel berserta anggota FPI dan Alumni 212 akan menyuarakan ketidakadilan yang dilakukan Facebook karena memblokir akun mereka. “Kami juga meminta kepada FB agar adil, segera block akun hoax, penista agama, komunis, LGBT, juga zina,” tutur dia.

Menurut Novel, dia belum mendapatkan konfirmasi dari Facebook ihwal penutupan akun FPI tersebut. Dia juga mengatakan akan meninggalkan Facebook untuk selamanya. “Spirit 212 akan melaju terus lewat media, ekonomi, politik, dan seterusnya,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top