News

5 Fakta Erupsi Semeru: Akses Terputus – Ada Korban Jiwa

5 Fakta Erupsi Semeru: Akses Terputus - Ada Korban Jiwa

Menurut laman resmi Magma ESDM, erupsi Semeru pertama terjadi pukul 14.50 WIB. Mungkin Anda sudah menonton fenomena ini dari video amatir.

Dalam rekaman tersebut tampak warga berlarian menyelamatkan diri saat awan panas menerjang dengan kecepatan tinggi. Nah, untuk informasi lengkap terkait kondisi terkini setelah erupsi Semeru, berikut fakta-faktanya.

Lima Kecamatan Dihujani Abu Vulkanik

BPBD Kabupaten Malang mengatakan lima kecamatan terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Semeru. Sejauh ini Kabupaten Malang aman dari luncuran awan panas.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan dari laporan yang diterima, lima kecamatan terdampak yaitu Turen, Dampit, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Wajak.

Ada Korban Jiwa

Erupsi Gunung Semeru mengakibatkan adanya korban jiwa. Hingga kini, sebanyak 14 orang ditemukan meninggal dunia dan pencarian masih terus berlangsung.

Lihat Juga: Ini Detik-detik Gunung Semeru Erupsi

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan hingga Minggu (5/12/2021) pukul 15.30 WIB, 14 orang korban meninggal dunia.

“Hingga saat ini ada 14 orang meninggal dunia, tambah satu dari satu jam tadi. Berapa perkiraannya masih terus kita cari, kita kerahkan kemampuan yang ada,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Stadion Pasiran, Lumajang, Minggu (5/12/2021).

Jembatan Terputus

Erupsi Semeru menyebabkan Jembatan Perak yang menghubungkan Lumajang dengan Malang terputus. Akibatnya, akses menuju kedua wilayah tersebut lumpuh total.

Menurut warga sekitar Jembatan Perak yang berada di Sumber Puring itu ambrol akibat diterjang banjir lahar Gunung Semeru. Jembatan yang menjadi akses penghubung Kecamatan Pasiran, Lumajang dengan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tersebut tak dapat dilintasi.

Ratusan Gardu Listrik Mati

Akibat guguran awan panas Gunung Semeru, distribusi listrik di kawasan tersebut pun terganggu, terutama di sekitar Kabupaten Lumajang.

Lihat Juga: Erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Malang-Kabupaten Lumajang Hujan Abu

Menurut General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto menuturkan setidaknya 112 gardu dan 30.523 pelanggan terdampak. Hingga Sabtu (4/12/2021) malam baru 30 gardu yang selesai ditangani.

Area 5 km dari Kawah Jadi Zona Terlarang

Badan Geologi meminta warga sekitar untuk menjauh dari area terdampak awan panas. Melansir laman Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 1 km dari puncak Gunung Semeru dan jarak 5 km dari bukaan kawah. Selain itu warga juga diimbau untuk menjauh dari area terdampak erupsi Semeru.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top