News

5 Fakta Ledakan di Jembatan Crimea yang Jadi Pukulan Telak Rusia

Fakta-fakta Ledakan di Jembatan Crimea

Rusia menjadi bahan olok-olok Ukraina setelah sebuah ledakan dahsyat mengguncang Jembatan Kerch Crimea pada akhir pekan lalu. Ledakan tersebut menghancurkan dua bagian utama jembatan Crimea itu.

Kehancuran jembatan tersebut memang dianggap sebagai pukulan telak bagi Rusia. Jembatan yang membentang di Selat Kerch ini merupakan jalur utama pasokan untuk militer Rusia di selatan Ukraina.

Selain itu, Jembatan Crimea juga dianggap sebagai simbol kegagahan Rusia karena membentang di wilayah yang mereka caplok dari Ukraina pada 2014 lalu.

Ukraina pun sudah lama mengincar jembatan ini. Namun kini, Ukraina tidak mengakui ledakan tersebut adalah ulah mereka.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh pasukan khusus Ukraina sebagai pelakunya. Terlepas dari klaim Rusia dan Ukraina, berikut fakta-fakta ledakan di Jembatan Kerch.

Belum Diketahui Penyebabnya

Belum ada keterangan pasti terkait penyebab ledakan di jembatan itu. tetapi, beberapa pejabat Rusia menyebut bahwa insiden ini disebabkan oleh sebuah truk yang meledak saat melintasi jembatan.

Jembatan ini terbagi dua, yakni untuk kendaraan bermotor dan bagian kedua merupakan jalur kereta api. Akibat ledakan itu, sebuah kereta pembawa bahan bakar yang melintas di jalur rel ikut terbakar.

Lihat Juga: Sejarah Konflik Rusia vs Ukraina yang Kini Makin Memanas

Dua Bagian Utama Jembatan Crimea Hancur

Akibat ledakan tersebut, dua bagian utama jembatan hancur sehingga menggangu operasional. Pasokan untuk militer Rusia yang bertempur di wilayah selatan Ukraina pun diperkirakan akan terlambat.

Bukan itu saja, antrean kendaraan yang akan mengakses jembatan tersebut juga terlihat mengular pada Minggu (9/10/2022).

Tiga Orang Meninggal

Bukan saja kehancuran dan reputasi Rusia, tiga orang meninggal dunia akibat ledakan tersebut.

“Mereka (korban meninggal) diyakini penumpang mobil yang berada di dekat truk yang meledak,” kata Komite Investigasi Rusia, mengutip Reuters, Senin (10/10/2022).

Puntin Bentuk Tim Penyelidikan Khusus

Setelah ledakan di Jembatan Crimea, Vladimir Putin langsung bergerak dengan membentuk komite khusus untuk menyelidikinya. Komite khusus itu menyatakan adanya dugaan peristiwa tersebut terkait dengan tindak pidana.

Belum Diketahui Dalangnya

Putin menuduh Ukraina sebagai dalang di balik serangan tersebut. Sementara Ukraina sendiri tidak pernah menyatakan diri sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan di Jembatan terpanjang di Eropa itu.

Namun, Ukraina sendiri sebenarnya beberapa kali dilaporkan tengah Menyusun rencana untuk menyerang jembatan tersebut.

Kini, beberapa Lembaga Ukraina merilis pernyataan untuk mengolok-olok Moskow atas kehancuran jembatan yang jadi lambang kegagahan Rusia.

“Pertahanan udara Federasi Rusia, apakah kalian tidur,” tulis Angkatan Laut Ukraina lewat Facebook.

Lihat Juga: Perang Rusia dan Ukraina Makin Memanas, Putin Ancam Pakai Nuklir

Kementerian Pertahanan Ukraina juga mengejek Rusia, apalagi ledakan di Jembatan Crimea tersebut terjadi tidak lama usai kapal Moskva dikabarkan hancur diserang.

“Kapal rudal Mosva dan Jembatan Kerch yang merupakan simbol kekuatan Rusia di Crimea Ukraina hancur. Selanjutnya apa, Russkies?” bunyi pernyataan Kemhan Ukraina yang dilansir AFP, Senin (10/10/2022).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top