News

5 Fakta Sukanto Tanoto Yang Diduga Simpan Harta Gelap Di jerman

Sukanto Tanoto

Pengusaha sekaligus pendiri PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), yaitu Sukanto Tanoto, kembali menuai sorotan soal kepemilikan gedung di Jerman. Dalam sebuah proyek Openlux, sejumlah jurnalis internasional berkolaborasi mengungkap bangunan-bangunan tersebut diduga dimiliki oleh keluarga Sukanto.

Berdasarkan informasi, tiga gedung mewah yang berada di pusat perekonomian Dusseldorf, ibu kota negara bagian Nordrhein Westafalen disebut miliki salah satu putra Sukanto, yaitu Andre Tanoto. Gedung yang dirancang oleh Frank O itu disebut senilai 50 juta euro. Tapi, gedung itu saja sepertinya tidak sebanding dengan gedung bekas istana Raja Ludwig di Munchen yang diketahui milik Sukanto Tanoto.

Gedung empat lantai tersebut ditaksir senilai 350 juta euro atau sekitar Rp 6 triliun. Namun, transaksi yang diduga dilakukan pada 2019 lalu ini diketahui tidak tercatat di PPATK. Lalu seperti apakah sosok Sukanto Tanoto? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta menarik tentang sosoknya.

Mengawali karier sebagai pemasok suku cadang

Pria yang lahir pada 25 Desember 1949 di Belawan, Medan, Sumatera Utara ini mulai menitih kariernya pada 1967. Ketika itu, ia menjadi pengusaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi untuk industri minyak. Selain itu, ia juga memasok suku cadang pada industri-industri tersebut.

Pencetus Royal Golden Eagle

Seiring waktu berjalan, pada 1973 Sukanto Tanoto membentuk sebuah perusahaan yang diberi nama Royal Golden Eangle (RGE). Perusahaan yang juga berkantor di luar negeri itu bergerak di bidaa=ng manufaktur yang berbasis sumber daya alam.

Lahan milik Sukanto Tanoto jadi lokasi Ibu Kota Baru RI

Pada September 2019, namanya juga sempat disebut dalam proyek pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia yang berada di Kalimantan Timur. Menurut Kadin Mohamad Suleman Hidayat, tanah yang ikut dalam pembangunan tersebut adalah milik Sukanto. Namun, tanah itu masih termasuk kawasan Hutan Tanaman Industri yang kepemilikannya masih dapat diambil pemerintah.

Lihat Juga: Fahri Hamzah Usul Ibu Kota Negara Pindah Ke Kepulauan Seribu

Salah satu orang terkaya di dunia

memiliki jiwa pekerja keras dan tekun membuatnya melaju menuju kesuksesan. Bahkan, pada 2019 lalu namanya termasuk dalam jajaran orang terkaya dunia versi Forbes World’s Billionaires 2019. Di mana, waktu itu Sukanto Tanoto tercatat memiliki harta USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 19,7 triliun.

Sukanto Tanono mendapat penghargaan School Dean’s Medal Award

Dalam perjalanan kariernya, Sukanto juga berhasil meraih sejumlah penghargaan. Salah satunya adalah Wharton School Dean’s Medal Award, yang merupakan sebuah penghargaan untuk orang-orang yang berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan hidup di dunia.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top