News

5 Fakta Temuan Cabai Rawit Dicat Merah

5 Fakta Temuan Cabai Rawit Dicat Merah

Saat ini harga cabai rawit merah tengah melonjak, hal ini membuat seorang petani berlaku nekat dengan mengecat cabe rawit hijau dengan warna merah agar laku dijual dengan harga tinggi. Temuan ini, pertama kali menggemparkan pedagang di Pasar Wage, Purwokerto, Selasa (29/12). Pedagang tersebut kemudian melaporkan temuannya tersebut kepada polisi agar ditindak lanjuti.

Ternyata cabai rawit yang dicat tersebut adalah ulah dari seorang petani asal Temanggung. Aksinya tersebut dipicu oleh tingginya harga cabai merah di pasaran. Temuan ini tentu meresahkan masyarakat karena sangat berbahaya jika sampai termakan. Berikut ini sederet fakta terkait penemuan tersebut.

Lihat Juga: 8 Manfaat dan Bahaya dari Makanan Pedas

Harga Cabai Rawit Merah Saat Ini

Salah satu jenis bumbu masakan ini memang seringkali mengalami naik turun harga. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya stok cabe akibat dari gagal panen maupun kenaikan permintaan pasar. Beberapa hari terakhir, harga cabe naik hampir 2 kali lipat, dari sebelumnya yang dipatok seharga Rp 30.000.

Temuan Cabai Rawit Berlapis Cat

Temuan ini menghebohkan salah satu pasar di Purwokerto, awalnya pedagang merasa curiga dengan tampilan cabe yang tidak seperti biasanya. Cabai tersebut berwarna merah orange pudar dan sebagian permukaannya berwarna merah dan hijau kekuningan. Setidaknya ada lima orang pedagang yang mendapat pasokan cabai berlapis cat ini. Sebanyak tiga dus yang masing-masing berisi 30 kg cabai merah yang dioplos dengan cabai bercat. Saat ini, cabai tersebut telah diamankan oleh polisi untuk dijadikan barang bukti.

Dibuat Oknum Petani Di Temanggung

Pelaku mengetahui harga cabe yang mengalami kenaikan, hingga memicunya untuk berbuat nekat. Petani asal Temanggung tersebut mencampur cabe kuning dan hijau dengan cat merah yang bertujuan untuk mendapat keuntungan. Ia menyemprotkan cat merah ke cabai yang belum siap panen tersebut sebelum dioplos menjadi satu kemasan. Ia akhirnya memasok cabai oplosan tersebut ke beberapa pasar di kawasan Banyumas dan Purwokerto.

Sedang Diselidiki Kepolisian

Cabai rawit berlapis cat tersebut kini ditangani oleh pihak berwajib. UPTD Pasar bekerjasama dengan kepolisian dan petugas BPOM melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Setelah meminta keterangan sejumlah saksi, akhirnya pelaku berinisial BN ditemukan. Oknum petani tersebut akhirnya diamankan untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawaban. Sementara sample cabe yang dicat itu kini masih diperiksa oleh BPOM untuk mengetahui kandungannya.

Berbahaya Jika Dikonsumsi

Pelaku menggunakan cat semprot atau biasa dikenal sebagai pilox untuk melapisi cabai rawit. Karena bukan pewarna makanan, tentu saja cat ini sangat berbahaya untuk kesehatan jika sampai tertelan. Efek paling parah jika mengkonsumsinya adalah keracunan.

To Top