News

5 Hoaks Seputar PPKM Darurat, Terbaru SPBU Tutup-Upaya Halangi Idul Adha

Hoaks Seputar PPKM Darurat

Hoaks terkait PPKM darurat banyak beredar di medsos, hal ini semakin menimbulkan keresahan di tengah pemberlakukan kebijakan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Terbaru, beredar isu bahwa SPBU tutup untuk memutus penyebaran COVID-19, selain itu berikut beberapa hoaks lain yang telah beredar.

SPBU Tutup Untuk Cegah Penularan COVID-19

Beredar isu terkait penutupan SPBU mulai 12-17 Juli 2021 untuk memutus penularan COVID-19. Informasi tersebut banyak beredar di aplikasi WhatsApp. PT Pertamina sendiri telah memastikan bahwa informsi tersebut tidak benar karena selama PPKM darurat SPBU tetap beroperasional.

Mulai Pukul 19.00 Tim COVID Hunter Tertibkan Warga Jakarta

Informasi adanya Tim Covid Hunter yang menertibkan warga Jakarta yang keluar rumah di atas Jam 19.00 banyak beredar di WhatsApp. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi tersebut adalah berita bohong. Kodam Jaya, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta tak pernah memberikan instruksi terkait penertiban warga Jakarta yang keluar rumah di atas jam 19.00 oleh Tim Covid Hunter.

Hoaks Bantuan Dari Kemensos

Di media sosial juga beredar isu lain terkait bantuan PPKM darurat. Pada postingan tersebut disertakan pula link untuk mendapat bantuan sebesar Rp 300.000 bagi masyarakat. Unggahan yang ramai diperbincangkan sejak pertengahan pekan ini telah dipastikan tidak benar.

Lihat Juga: Hoaks! Dana Bantuan BPJS Rp 3.550.000

Poster Himbauan Pergi Ke Masjid Saat PPKM Darurat Dari Pemkab Sukabumi

gambar poster digital itu berisi ajakan untuk memperbanyak pergi ke masjid saat PPKM darurat dari Pemkab Sukabumi yang diunggah di Facebook pada 4 Juli 2021. Poster tersebut bergambar 3 orang, dimana satu orang memakai baju loreng berwarna hijau, topi dan memegang sebuah tongkat. Seorang lainnya memakai baju coklat, topi dan sebuah tongkat. Sedangkan satu orang berikutnya mengenakan rompi hijau. Namun sebetulnya, poster tidak resmi yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi tersebut telah dirubah oleh pihak tak bertanggungjawab.

Hoaks PPKM Darurat Adalah Upaya Untuk Menghalangi Idul Adha 1442 Hijriah

Selain keempat berita tidak benar di atas, beredar pula kabar bahwa pemberlakukan PPKM darurat merupakan upaya untuk menghalahi Hari Raya Idul Adha 1142 Hijriah. Unggahan ini ramai dibagikan sejak awal minggu lalu. Padahal sebetulnya kebijakan ini diberlakukan karena melonjaknya kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top