News

Acara Puan Di Jateng Tak Undang Gubernur Ganjar Pranowo

Acara Puan Di Jateng Tak Undang Gubernur Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tak mendapat undangan dalam acara yang dihadiri oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Jateng. Lalu, beredar sebuah foto draft rundown acara yang berisi tulisan tamu tatap muka yaitu kepala daerah beserta wakilnya yang anggota partai, kecuali gubernur.

Draft rundown yang beredar tersebut adalah daftar susunan acara Ketua DPP PDIP, Puan Maharani di Jateng sekaligus inspeksi dan pemberian arahan kepada kader PDIP dalam rangkaian penutupan HUT PDIP.

Lihat Juga: Megawati : Pokoknya Mbak Puan Menko

Dalam draft tersebut dituliskan 100 tamu yang hadir secara tatap muka terdiri dari DPR RI Jawa Tengah, DPD Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Kepala daerah beserta wakilnya yang merupakan anggota partai. Namun, di akhir daftar tamu itu terdapat tanda kurung yang berisi tulisan ‘kecuali gubernur’.

Isi Draft Rundown Acara Puan Maharani Di Jateng

Dilansir detikcom dari sumber yang tak mau disebutkan namanya tak membantah terkait draft tersebut.

“Benar memang begitu,” ujar sumber tersebut, Minggu (23/5/2021).

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, hanya memberikan tanggapan singkat saat dikonfirmasi mengenai acara yang dilaksanakan pada, Sabtu (22/5/2021).

“Benar (tak diundang),” tutur Ganjar.

Ganjar Pranowo Disebut Sudah Kelewatan

Sebelumnya telah diberitakan, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu yang juga Ketua DPP PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto mengatakan terkait tak diundangnya Gubernur Jateng. Ia menyebut Ganjar Pranowo telah kelewat batas.

“Tak diundang! (Ganjar) wis kemajon (sudah kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kami pintar, jangan sok pintar),” kata Bambang setelah acara pada Sabtu kemarin.

Bambang melanjutkan, DPD PDIP Jawa Tengah telah memberi tanda kalau sikap Ganjar Pranowo yang terlalu ambisius soal jabatan presiden tak baik. Di lain sisi, belum ada instruksi dari Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP. Di satu sisi, tak baik bagi keharmonisan partai yang harus mematuhi perintah Ketum.

Hal ini diduga karena tingginya intensitas Gubernur Jateng itu di media sosial maupun media lainnya. Bahkan Ganjar Pranowo juga menjadi host di chanel YouTube-nya.

“Wis tak kode sik (sudah saya kode dulu). Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos. Saya dibullh di media sosial, bully saja. Saya tak perlu menjaga image saya,” kata pria yang akrab dengan panggilan Bambang Pacul itu.
Ketika ditanyakan apakah Ganjar Pranowo telah menyatakan secara terang-terangan akan menjadi calon presiden, Bambang dengan tegas mengatakan orang politik sudah tahu arahnya.

“Jika ia menjawab, ‘saya kan tak mengatakan mau nyapres’, ya jika ngomongnya pada tingkat partai, ya silahkan. Namun jika dengan orang politik, ya tentu sudah tahu arahnya kemana,” ucapnya.

“Kalau dia menjawab, ‘saya kan tidak mengatakan mau nyapres’, ya jika biacaranya pada tingkat partai, ya silahkan. Namun jika dengan orang politik, ya tentu sudah tahu arahnya kemana,” ujarnya.

To Top