News

Ada Dugaan Perbudakan, Mabes Polri Cek Perusahaan Penyalur 3 ABK yang Jenazahnya Dilarung

Ada Dugaan Perbudakan, Mabes Polri Cek Perusahaan Penyalur 3 ABK yang Jenazahnya Dilarung

Kapal China, Long Xing 626, yang melarung tiga jenazah ABK asal Indonesia ke laut, diduga terjadi tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Karena itu, Bareskrim Polri akan memeriksa perusahaan yang memberangkatkan para ABK tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk memeriksa 14 ABK yang dipulangkan ke Indonesia.

“Kamin akan cek semua mulai perusahaan proses pemberangkatan. Baru siapa yang menerima di sana, bagaimana kegiatan proses pekerjaan di sana. Karena itu perlu bukti-bukti,” kata Ferdy Sambo saat dihubungi, Sabtu (9/5/2020).

Pemeriksaan akan dilakukan penyidik Dittipidum Polri terhadap 14 ABK yang pulang ke Indonesia untuk mendapatkan gambaran sebenarnya yang terjadi dikapal tersebut. Namun disesuaikan dengan situasi saat ini pemeriksaan kesehatan sesuai protokol penanganan Covid-19.

Baca Juga : Jangan Kaget!!! Surat Wasiat dari 3 ABK WNI Yang Dilarungkan Ke Laut

“Kami masih berkordinasi dengan semua pihak yang terkait masalah ini. Pemeriksaan bisa secepatnya dilakukan secara virtual atau online dengan para korban yang masih dalam karantina,” ucap Ferdy.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top