News

Ada Gelombang Demo Kenaikan BBM, Begini Respons Jokowi

Gelombang Demo Kenaikan BBM

Gelombang demo kenaikan BBM terjadi di sejumlah daerah. Presiden Joko Widodo pun memperbolehkan masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. Meski begitu, Jokowi meminta agar masyarakat menyampaikan pendapatnya dengan baik.

“Ya ini kan negara demokrasi. Sampaikan dengan cara-cara yang baik ya,” kata Jokowi singkat setelah berkegiatan dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2022) malam.

Sejak Senin (5/9/2022), demo kenaikan BBM telah digelar di sejumlah wilayah. Di Jakarta, unjuk rasa digelar oleh kelompok mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta Selatan.

Demo kenaikan BBM tersebut berlangsung di Patung Kuda atau Patung Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, pada Senin (5/9/2022) siang. Mahasiswa menuntut agar kebijakan tersebut direvisi.

Selain itu, mereka juga meminta Jokowi agar mencopot beberapa anak buahnya. Mereka yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrin dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Unjuk rasa juga sempat diwarnai kericuhan usai massa berupaya menerobos kawat berduri di Jalan Medan Merdeka untuk menerobos kawasan Istana Merdeka. Aksi saling dorong dengan aparat keamanan pun tidak bisa dihindari.

Sejumlah mahasiswa juga melempari petugas dengan botol air kemasan sambil berteriak “Revolusi, Revolusi, Revolisi”. Bukan itu saja, demo kenaikan BBM di Jakarta itu juga diwarnai aksi bakar ban yang menyebabkan kepulan asap hitam di lokasi.

Lihat Juga: Begini Respons Puan Soal Aksi Demo Harga BBM Naik

Demo Kenaikan BBM di 34 Provinsi

Demo kenaikan harga BBM juga dilakukan oleh kelompok buruh pada Selasa (6/9/2022). Diketahui tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan harga adalah Pertalite yang sebelumnya Rp7.650/liter jadi Rp10.000/liter. Lalu, Solar dari Rp5.150/liter jadi Rp6.800/liter dan Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500/liter.

Selain di DKI Jakarta, unjuk rasa imbas harga BBM naik juga berlangsung di 33 provinsi lainnya yang dipimpin oleh KSPI dan Partai Buruh.

Gejayan Memanggil Akan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Akun media sosial Gejayan Memanggil juga mengumumkan akan turun ke jalan untuk menolak kenaikan harga BBM pada Rabu (7/9/2022).

“Seruan Aksi Tolak Kenaikan harga BBM, mengajak seluruh elemen masyarakat Yogyakarta untuk mengikuti aksi pada Rabu 7 September 2022,” tulis unggahan pada akun tersebut.

Rencananya, massa akan berkumpul di Asrama Kamasan, Jalan Kusumanegara, Umbulharjo pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bergerak ke Gedung DPRD DIY, Kota Yogyakarta.

Gejayan Memanggil sebelumnya juga menyampaikan pandangannya atas kenaikan harga BBM lewat media sosialnya pada Sabtu (3/9/2022).

Mereka menganggap seluruh pihak berhak marah terkait kondisi hidup masyarakat yang semakin sulit.

“Arahkan amarahmu, buat titik api di sekitarmu,” ujar akun Instagram @gejayanmemanggil, Selasa (6/9/2022).

Lihat Juga: Soal Kenaikan Harga BBM, Begini Kata Jokowi…

Mereka juga menyinggung sikap pemerintah yang dinilai kerap menguntungkan penguasa lewat kebijakannya belakangan ini.

“Semua berhak marah, polisi menjelma mafia, pemerintah terus-terusan memukul kelas bawah dengan segala kebijakannya yang menguntungkan kelas penguasa. Para cukong oligarki bahan pokok dan energi semakin memecut hidup rakyat yang semakin sulit untuk bertahan,” tulis akun itu.

Sebagai informasi, Gejayan Memanggil merupakan gerakan massa yang mengambil titik utama Jalan Gejayan, Yogyakarta. Jalan ini menjadi salah satu saksi bisu gerakan mahasiswa dalam perlawanan pada rezim Orde Baru pada 1998 lalu.   

Gejayan Memanggil kembali muncul saat ramai gerakan #ReformasiDikorupsi yang menolak beberapa undang-undang seperti Revisi KUHP, UU KPK dan peraturan perundangan-undangan lainnya pada September 2019. Kini Gejayan Memanggil kembali turun ke jalan untuk melakukan demo kenaikan BBM. 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top