News

Ahok Akan Melakukan Perampingan PNS DKI Jakarta

Ini kata Kejaksaan Agung Terkait Kemungkinan Penahanan Ahok

Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta menyatakan dirinya ingin terus mengurangi jumlah pegawai negeri sipil ‘PNS’ di Jakarta. Banyak PNS yang bergaji besar namun sedikit bekerja, apalagi sudah ada pekerja harian lepas yang dapat meminimalisir beban kerja PNS.

Merampingkan PNS di lembaga administratif pemerintah di tingkat kotamadya Jakarta atau walikota menjadi fokus Ahok saat ini.

Ahok mengatakan (15/7), “Kita menginginkan PNS kerja betul betul penuh. Hitungan saya pegawainya terlalu banyak.”

Selain itu Ahok menyebutkan bahwa urusan administrasi pemerintahan mulai banyak dilimpahkan ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Lurah dan Camat memiliki tanggung jawab seperti manajer perumahan.

Saat ini jumlah PNS di Jakarta berjumlah 72.697, jumlah tersebut termasuk PNS non guru 39.913 dan PNS Guru 32.784. Kedepannya PNS non guru akan dirampingkan, dimana yang sebelumnya 39.913 dirampingkan menjadi 30.000 pegawai.

Menurut Ahok, PNS pada tingkat walikota merupakan pemborosan dan tidak efisien.

“Menurut saya Jakarta sebenarnya tidak perlu pegawai begitu banyak.” ujar Ahok.

Perampingan PNS diharapkan dapat menambah beban kerja, sehingga gaji dan tanggung jawab sesuai.

Rencana setelah ada perampingan PNS di tingkat Wali Kota, Ahok akan memulai u=apakah perlu atau tidak ada gedung untuk Wali Kota.

“Perlu enggak sih gedung Wali Kota di Jakarta?” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top