News

Ahok Diminta Sebut Partai Yang Meminta Mahar

Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan Panggilan “Ahok” mengakui ada mahar yang harus diberikan ke partai politik jika ingin maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mendatang sebesar Rp.100 – Rp.200 Miliar.

Sarifuddin Sudding, Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), atas ucapan yang dilontarkan oleh Gubernur DKI Jakarta itu merasa geram, pasalnya hal tersebut seperti melegitimasi citra partai politik.

Anggota Komisi III DPR itu mendesak Ahok agar mengatakan siapa partai yang dimaksud tersebut. Pastinya hal ini akan berdampak buruk bagi citra partai politik yang selama ini sudah terbangun dengan baik.

“Saya kira Ahok harus membuktikan siapa saja selama ini partai yang meminta mahar tersebut, jadi jangan asal memberikan asumsi yang belum jelas buktinya,” cetusnya.

Selain itu, Hanura tidak pernah meminta uang mahar tersebut kepada calon-calon yang akan maju. “Sepengetahuan saya tidak ada di dalam Partai Hanura, Karena Hanura menetapkan calon gubernur itu lewat penilaian survey,” cetusnya.

Ahok mempunyai alasan tersendiri kenapa memilih jalur Independent di PilGub 2017 mendatang. Dia mengatakan, Biaya untuk maju lewat partai politik terlalu mahal. Paling tidak, ia harus bayar mahar berkisar Rp.100-200miliar untuk dapat didukung satu partai.

Hal tersebut sudah lumrah di dunia perpolitikan. sebagai contoh ; seorang yang ingin maju lewat partai memang harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Parpol biasanya akan mencari dukungan dari kelurahan sampai tingkat Provinsi. Untuk satu kelurahan saja membutuhkan dana sekitar Rp.10 Juta dalam satu bulan, ujar Ahok.

Apa saja dana sebesar itu digunakan?, untuk menyewa mobil, konsumsi dan biaya operasional lainnya. itu baru satu kelurahan. jika ada 267 kelurahan, dan dalam kurun waktu 10 Bulan, maka dana yang dibutuhkan sudah miliaran. lain halnya partai tersebut berkoalisi. cetusnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top