News

AHY Digugat Eks Kader Partai Demokrat & Akan Dipolisikan Besok

AHY Digugat Eks Kader Partai Demokrat & Akan Dipolisikan Besok

Eks kader Partai Demokrat yang baru dipecat, Jhoni Allen Marbun menggugat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jhoni melayangkan gugatan atas dasar pemecatannya yang dianggap tidak sah.

“Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum Surat Keputusan Dewan kehormatan Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/II/2021 Tertanggal 2 Februari 2021 Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat kepada Saudara drh Jhoni Allen Marbunm MM,” demikian bunyi salah satu tuntutan Jhoni.

Di samping itu, eks Sekjen Partai Demokrat yang juga baru dipecat, Marzuki Alie bersiap untuk melaporkan AHY ke Bareskrim Polri, besok Kamis (4/3/2021). Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh kuasa hukum Marzuki Alie, Rusdiansyah.

“Iya jam 10 rencana ya. Tapi pada intinya besok kita akan datang ke Bareskrim akan menyampaikan laporan ke sana,” kata Rusdiansyah, Rabu (3/3/2021).

Rusdiansyah menerangkan rencana pelaporan yang dilakukan kliennya berkaitan dengan fitnah dan pencemaran nama baik. Pelaporan dilakukan, lanjut dia, untuk memberikan pelajaran politik yang berharga kepada masyarakat.

“Melaporkan pihak-pihak yang diduga mencemarkan nama baik beliau (Marzuki Alie), memfitnah beliau. Pelaporan yang kami lakukan ini bukan dimaksudkan untuk menghukum orang. Tapi lebih pada beliau ingin memberi pelajaran politik kepada rakyat bahwa penting kita menjunjung tinggi hukum, tidak memfitnah, mencemarkan nama baik orang,” tegas kuasa hukum Marzuki Alie.

Respons Partai Demokrat: Jangan Baper!

Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra merespons sikap Jhoni Allen Marbun yang melaporkan AHY ke pengadilan terkait pemecatannya. Herzaky mengatakan persoalan partai semestinya tidak dibawa ke pangadilan.

Oleh karena itu, dia memastikan Partai Demokrat tidak akan menggugat balik eks kader yang baru dipecat itu.

“Kami tidak akan menggugat balik beragam tuduhan dan fitnah dari mantan kader kami. Karena bagi kami, urusan partai politik diselesaikan menggunakan aturan terkait partai politik,” ucap Herzaky, Rabu (3/3/2021).

Herzaky kemudian meminta para eks kader menyelesaikan persoalan partai ke Mahkamah Partai. Salah satunya persoalan ‘tidak terima’ dipecat gara-gara terbukti terlibat KLB (Kongres Luar Biasa) ilegal.

“Sampai saat ini, mereka adalah mantan kader. Jika tidak puas atas pemecatannya, silakan mereka ke Mahkamah Partai. Karena untuk perselisihan internal parti politik, penyelesaiannya di Mahkamah Partai Politik,” terang dia.

“Jangan baper! Apalagi kami dengan, ada yang (sampai) menangis-nangis,” lanjutnya.

Andi Arief: Harusnya Gugat Moeldoko

Sementara itu, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief juga menanggapi sikap Jhoni Allen Marbun yang melayangkan gugatan terhadap AHY di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Andi menyebut gugatan tersebut bermakna bahwa Jhoni Allen mengakui kepemimpinan AHY yang sah.

“Giliran dipecat, Jhoni Allen mengakui AHY dan hasil kongres yang sah. Ragunan oh Ragunan. Kalau dia menggugat SK yang dikeluarkan DPP dan AHY, berarti dia mengakui DPP saat ini adalah yang sah dan Ketum AHY adalah ketum yang sah,” tutur Andi, Rabu (3/3/2021).

Menurut Andi, eks kader Partai Demokrat itu semestinya menggugat Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Sebab, lanjut Andi, Moeldoko adalah sosok yang mengakibatkan Jhoni Allen dipecat dari Partai Demokrat.

“Harusnya JAM (Jhoni Allen Marbun) menggugat pak Moeldoko yang sudah menjerumuskannya, sehingga dipecat partai,” tegas dia.

Diketahui, sebanyak enam kader Partai Demokrat dipecat lantaran terbukti terlibat KLB ilegal. Keenam kader tersebut di antaranya Jhoni Allen Marbun, Ahmad Yahya, Darmizal, Yus Sudarso, Syofwatillah Mohzain dan Tri Yulianto. Sementara itu, Marzuki Alie juga dipecat lantaran melanggar kode etik dan AD/ART Partai Demokrat.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top