News

Akhirnya Pasukan Elite TNI Gempur Militan Abu Sayyaf

F16

Pasukan Elite TNI dengan sedikitnya lima kapal perang-nya, sudah bersandar di perairan Tarakan-Filipina. Komando utama TNI AL untuk membebaskan WNI yang disandera militan Abu Sayyaf telah resmi menjadi tugasnya saat ini.

Diantara kapal perang yang diturunkan TNI adalah Kapal Patroli cepat KRI Ajak dan KRI Badau, Kapal Cepat Rudal KRI Mandau, Kaapal Fregat KRI Ahmad Yani, dan Kapal Markas KRI Surabaya.

Kapal perang tersebut telah didukung unsur yang mobile. Mereka berada di bawah komando Komandan Gugus Tempur Laut Koartim Laksma TNI I Nyoman Gede Ariawan yang sudah siaga di Tarakan. Ujar Kepala Dinas Penerangan Koartim Letkol Laut, KH Maman Sulaeman.

Maman S menambahkan, “Pasukan khusus seperti Satkopaska Kormatim dan unsur Penerbangan TNI-AL yang onboard di KRI dalam posisi standby”.

Sebelumnya pada jajaran Koarmabar telah menaklukan perompak Somalia pada maret 2011 di Laut Merah pada 2011 silam. Perintah dalam menghadapi sandera bagi jajaran Koartim merupakan hal baru.

Terjunnya armada Kapal Perang tersebut diharapkan menjadi efek deterence. Seperti Kapal KRI Ahmad Yani sebagai Kapal Kombat Utama di perairan seperti halnya Leopard, main battle tank matra darat.

Selain dari TNI AL, pihak TNI turut menyiapkan personel pasukan elite TNI AD dan Polri dalam operasi tersebut. “Berhubung menyangkut kedaulatan negara, pimpinan TNI sudah pasti menyiapkan langkah tegas” Tegas Maman S.

Read More ; Menlu Retno Terbang Ke Filipina untuk Berkoordinasi Penyanderaan WNI

1 Comment

1 Comment

  1. whandey

    April 1, 2016 at 8:58 am

    biar mereka nikmati balasan atas perbuatannya selama ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top