News

AKP Sulman Tarik Ucapan “Polri Tidak Netral”

AKP Sulman Azis mendadak ramai diperbincangkan di jagad media sosial, serta media online sejak Minggu (31/3) kemarin. Pengakuan AKP Sulman Aziz yang menyebut mendapat perintah Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf menghebohkan publik.

Hari ini tepat jam 15.30, pria yang kini ditugaskan di Ditlantas Polda Jabar sebagai Pasi I Pelanggaran Subdit Gakum, mendatangi Polda Jabar.

Kedatangannya ke Mapolda, untuk melakukan penghadapan sejak TR yang diterimanya awal Maret lalu, menetapkan berdinas di Mapolda Jabar.

Kepada wartawan diruang Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo, AKP Sulman menjelaskan perihal paparan oleh Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, pada Februari 2019 silam.

“Bahwa saya sebagai Kapolsek, telah mendapatkan perintah maping dari Kapolres terhadap dua Paslon, dan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrok antar pendukung Paslon,” jelasnya, Senin (1/4). Pendidikan yang diperintahkan Kapolres, digunakan untuk antisipasi pengamanan kedepan

“Jadi paparan itu untuk menentukan kekuatan berapa, dan langkah nya seperti apa bila terjadi gangguan keamanan,” jelasnya.

Diakuinya, saat menjelaskan di LBH Lokataru kemarin, dirinya dalam keadaan emosi. “Saya menarik ucapan saya polri tidak netral. Polri netral sesuai instruksi Kapolri. Bahkan Ada dua TR bahwa polri harus netral baik pilpres maupun pilkada saat saya menjabat sebagai Kapolsek kemarin, dan itu saya pedomani,” jelasnya.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top