News

Aktivis 98 Tolak Prabowo jadi Anggota Kabinet Jokowi

Aktivis 98 Tolak Prabowo jadi Anggota Kabinet Jokowi

Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Rumah Gerakan 98 mendeklarasikan gerakan melawan kembali ke zaman Orde Baru melalui tagar #LawanOrde Baru jelang pemilihan presiden tahun 2019.

Deklarasi yang dihadiri oleh eks aktivis tahun 1998 dan dan puluhan relawan yang tergabung dalam Rumah Gerakan 98 digelar di Gedung Joeang 45, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/10).

Ketua Umum Rumah Gerakan 98 Bernard Ali Mumbang Haloho mengatakan pihaknya menolak Indonesia dibawa kembali seperti zaman Orde Baru jelang Pilpres.

Sejumlah aktivis 98 menolak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid 2 periode 2019-2024. Sebab, mereka menilai, Prabowo terlibat kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) pada 1998. “Prabowo itu adalah pelanggar HAM, harus tuntaskan dulu, harus clear-kan dulu. Itu agenda kami sebagai aktivis 98, dari dulu kami kawal,” ujar Koordinator “Aktivis 98 Menolak” Aznil Tan saat dihubungi, Selasa (22/10/2019).

Meski tak menyebut spesifik pos menteri yang akan ia emban, Prabowo menuturkan akan membantu kabinet Jokowi-Ma’ruf di bidang pertahanan. “Saya diminta bantu beliau di bidang pertahanan,” ujar Prabowo. Selain Prabowo, Edhy juga mendapat pos menteri. Namun Prabowo belum mengumumkan pos menteri yang dimaksud. Saat itu, Prabowo sekaligus memastikan ia dan Edhy siap membantu kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top