News

Alasan Keluarga dan Pecinta Habib Bahar (PHB) Geruduk Lapas Gunung Sindur

Alasan Keluarga dan Pecinta Habib Bahar (PHB) Geruduk Lapas Gunung Sindur

Setelah menunggu berjam-jam agar  dapat bertemu Habib Bahar, pihak keluarga dan pengacara akhirnya  diperbolehkan masuk oleh petugas ke dalam Lapas Gunung Sindur, Selasa (19/5) siang.

Tapi mereka tidak bisa bertemu Habib Bahar, karena masih menjalani pembantaran,

Menurut pengacara Habib Bahar, Ichwan, para jemaah Pecinta Habib Bahar (PHB) sempat melakukan sedikit aksi mendorong pintu gerbang, hingga akhirnya diizinkan masuk dalam Lapas.

“Tadi kita sudah diperbolehkan masuk sekitar pukul 13.15 WIB bersama ibu dan istri Habib Bahar, namun kita tidak langsung dipertemukan sama Habib tapi sama Binasdik Lapas Gunung Sindur, Iwan Setiawan ,” ungkap Ichwan dengan nada kecewa saat keluar dari dalam Lapas.

Alasan petugas Lapas, lanjut Ichwan, Habib Bahar belum bisa ditemui karena sesuai prosedur keprotokolan  Habib Bahar masih di bantar.

“Alasan karena prosedur keprotokolan selama masih di bantar Habib belum bisa ditemui. Belum bisa dipastikan kapan bisa menemui Habib Bahar,” ungkapnya.

Ichwan mengungukapkan, saat Habib Bahar  dibawa oleh  petugas Lapas Gunung Sindur, dini hari tadi, kondisinya sedang kurang enak badan.

“Salah satu alasan keluarga ingin melihat keadaan Habib Bahar adalah karena kondisi badan yang sedang kurang sehat dan juga membawakan obat-obatan serta makanan buat Habib didalam Lapas. Tapi kita tidak diperbolehkan masuk,” cetusnya. 

Pada pukul 14.00 WIB sekitar dua kompi pasukan anggota brimob bersenjata lengkap dengan naik dua truk memasuki pintu gerbang Lapas Gunung Sindur.

Personil  brimob Kabupaten Bogor  ini dibantu petugas keamanan Lapas siap siaga menjaga pintu gerbang. Sampai berita ini diturunkan, para jemaah masih menduduki jalan masuk ke pintu gerbang Lapas Gunung Sindur.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top