News

Anggaran Terus Turun, MPR Minta Sri Mulyani Dicopot

Anggaran Terus Turun, MPR Minta Sri Mulyani Dicopot

MPR minta Sri Mulyani dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Lantaran alokasi anggaran belanja Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) diklaim terus menyusut. Wakil ketua MPR Fadel Muhammad merasa anggaran untuk tahun 2022 kurang mencukupi. Karena saat ini pimpinan MPR telah bertambah, dari sebelumnya empat orang menjadi sepuluh orang.

“Kami di MPR ini kan pimpinannya sepuluh orang, dulu hanya empat orang. Anggaran di MPR dini justru turun, turun terus,” ucap Fadel kepada awak media, Rabu (1/12/2021).

Pihaknya bahkan telah menemui Presiden Joko Widodo soal penurunan ini. MPR juga sudah mengundang Sri Mulyani untuk membahas anggaran dalam rapat bersama. Namun Menteri Keuangan RI itu disebut sering tidak hadir.

“Pimpinan MPR rapat dengan Menkeu, kita undang dia, sudah atur waktu semuanya, tiba-tiba dia batalkan dua hari kemudian, atur lagi, dia batalkan,” kata Fadel.

Lihat Juga: MPR Ingatkan Nadiem Makarim Jangan Asal Ganti Kebijakan

Atas alasan itulah, MPR minta Sri Mulya dicopot dari jabatannya kepada presiden. menurut Fadel, menteri keuangan sangat diperlukan untuk meningkatkan koordinasi bersama MPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat yang ditempati oleh 575 anggota DPR RI dan 136 DPD RI.

“Jadi kami, ini atas nama pimpinan MPR RI mengusulkan pada Presiden RI untuk memberhentikan saudari menteri keuangan. Sebab kami menganggap menteri keuangan tak etik, tak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan kita demi keberlanjutan,” tegasnya.

“MPR merupakan lembaga tinggi negara, kita meminta supaya mendapat perlakuan yang wajar, dibanding dengan yang lain-lain,” lanjut Fadel.

Serupa dengan Fadel, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo juga menyebut Menteri Keuangan RI Sri Mulyani tak menghargai MPR. Karena, dalam sejumlah kesempatan, Mulyani tak hadir dalam undangan MPR terkait pembahasan refocusing anggaran.

Bambang mengatakan pimpinan MPR saat rapat pimpinan juga mendesak Sri Mulyani untuk menghargai hubungan antar lembaga tinggi RI. Ia juga menekankan hal yang disampaikan Fadel terkait sulitnya Menkeu untuk diajak sama dengan MPR.

“Sudah beberapa kali diundang sama Pimpinan MPR, Sri Mulyani tak pernah datang. Dua hari sebelumnya diundang rapat, dia selalu batal hadir. Ini memperlihatkan kalau Sri Mulyani tak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top