News

Anggota Polri Ini Terlibat & Aktif dengan Jaringan Teroris JAD

Anggota Polri Ini Terlibat Teroris JAD

Bripda Nesti Ode Samili (23) diduga terkait dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Densus 88, Nesti diduga terpengaruh cukup dalam terkait kelompok ini. “Terpapar mendalam,” katanya.

Bripda Nesti diduga terkait dengan Abuzi, anggota jaringan JAD yang ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.

Nesti diketahui awalnya mempelajari paham radikalisme secara otodidak melalui media sosial.

Nesti hingga saat ini masih tercatat sebagai anggota Polri. Kendati demikian, ia terancam diberhentikan karena perbuatannya.

penyebaran paham radikalisme ditengarai sudah menggerogoti institusi Polri. Salah satu anggotanya Bripda Nesti, diduga terpapar dalam paham radikal Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Oleh karena itu, yang bersangkutan tengah dilakukan pemeriksaan intensif.

“Sementara ini dia diduga terpapar kepada paham-paham radikalisme dari ISIS, tetapi masih didalami,” ujar Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (3/10).

Anggota Polri Ini Terlibat Teroris JAD

Nesti yang masih berusia 23 tahun itu diketahui merupakan Polwan yang ditugaskan di Satuan Logistik Polda Maluku Utara. Jam kerjanya rutin dari pagi sampai dengan sore hari.

Pertama, ia diamankan oleh Polda Jatim di Bandara Juanda, Jawa Timur pada Mei 2019. Terakhir, ia diamankan penyidik Densus 88 Antiteror di Yogyakarta pada akhir September 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top