News

Anies Akan Ajukan Revisi Perda Terkait Pulau Reklamasi

Anies Akan Ajukan Revisi Perda Terkait Pulau Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, segera mengajukan revisi dua perda menyangkut tata ruang Ibukota. Revisi tersebut mencegah dua pulau hasil reklamasi menjadi eksklusif atau tertutup.

Dua Perda itu Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi serta Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030 ke DPRD DKI.

“Karena itu tempat terbuka maka milik kita, tidak perlu lagi untuk membayar, kayak misalnya eksklusif, enggak bisa. Jadi ini policy kita, ini wilyah kita, bukan wilayah mereka. Ini wilayah Indonesia, bukan wilayah ekslusif tertutup,” kata Anies.

Anies mengatakan tidak tertarik dengan dana Rp 100 triliun dari 15 persen hasil penjualan lahan reklamasi. “Bila itu saya lakukan maka sama saja kita menjual pulau. Satu meterpun tidak akan saya lepas. Bila dilakukan maka pulau yang sudah dibangun itu akan menjadi tertutup,” jelasnya

Sebab itu, kata Anies pihaknya tak akan pernah meminta kontribusi tambahan ke setiap pengembang pulau reklamasi yang sudah membangun Pulau C (Pantai Kita), Pulau D (Pantai Maju) dan Pulau G (Pantai Bersama).

Seperti diketahui, mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memasukkan angka kontribusi tambahan 15 persen di Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta pada 2016 agar Pemprov DKI mendapatkan pemasukan daerah sebesar sekitar Rp 158 triliun dalam 10 tahun.

Anies mengajak warga berfikir lebih dalam, tidak melihat sepintas dalam menerbitkan IMB pulau reklamasi.

Ia sudah memerintahkan PT Jakpro melakukan pembenahan pada bagian pulau yang belum dibangun. “Sebab itu, revisi perda harus tuntas tahun ini juga.”

Evaluasi tidak hanya menyangkut pembenahan pulau hasil reklamasi, tapi juga pembenahan pada bagian wilayah lain. Anies ingin tata ruang wilayah harus berkeadilan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top