News

Anies Dipanggil KPK Terkait Pengadaan Lahan DKI

Anies Dipanggil KPK

Hari ini Anies dipanggil KPK, Gubernur DKI Jakarta itu akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur.

“Kabar yang kami dapat, betul tim penyidik merencanakan pemanggilan saksi untuk tersangka YRC dkk, di antaranya adalah Anies Baswedan,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Senin (20/9/2021).

Ali menuturkan, Anies akan diperiksa di gedung KPK dan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan.

“Pemanggilan seseorang sebagai saksi, tentunya berdasarkan kebutuhan penyidikan jadi dari keterangan para saksi perbuatan tersangka itu jadi lebih jelas dan terang,” kata Ali.

“Saat ini, tim penyidik terus melengkapi berkas perkara tersangka YRC dkk dengan masih merencanakan pemanggilan serta pemeriksaan beberapa saksi,” imbuhnya.

Lihat Juga: 33 Anggota DPRD DKI Jakarta Teken Surat Interpelasi Anies Baswedan

Ali mengatakan surat pemanggilan Anies telah dikirmkan dan ia berharap Anies dapat memenuhi panggilan KPK.

“KPK harap para saksi yang sudah dipanggil tim penyidik untuk bisa datang sesuai dengan waktu yang tertera dalam surat panggilan tersebut,” ucapnya.

Bukan hanya Anies dipanggil KPK, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi juga turut dipanggil. Prasetio Edi juga akan diperiksa terkait kasus yang sama sebagai saksi.

Ahmad Riza Patria Yakin Anies Baswedan Tak Terlibat

KPK mengagendakan pemanggilan Anies Baswedan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan lahan. Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta yakin Anies tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

“Meski begitu, kami yakin bahwa Pak Pras, Pak Anies, Pak Taufik yang telah (pernah dipanggil) tak terlibat dalam kasus tanah. Itu yang kami percaya,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/9/2021).

Lihat Juga: Anies Baswedan Diminta Mundur Bila Tak Mampu Atasi Covid-19, Ini Kata PKS

Riza juga memastikan bahwa Anies merupakan pimpinan yang mematuhi dan mentaati hukum.

“Prinsipnya, kami yakin kami tak terlibat dalam perkara yang tengah ditangani KPK soal kasus tanah yang tengah diproses di KPK,” ucap Reza.

Duduk Perkara Kasus Dugaan Korupsi Lahan DKI

Dalam perkara ini, KPK sudah lebih dahulu menetapkan 5 tersangka, salah satunya yaitu mantan Dirut Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan. Selain itu, KPK diketahui belum lama ini juga menahan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar.

Para tersangka tersebut diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan tanah di Pondok Rangon, Jakarta Timur pada tahun anggaran 2019. Perkara ini telah merugikan negara sebesar Rp 152,5 miliar. Kasus ini sendiri mulai muncul ke permukaan setelah beberapa nama tersangka tercantum dalam dokumen resmi KPK. Belakangan, Anies Baswedan diketahui juga menonaktifkan jabatan Yoory.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top