News

Awas! Pejabat Tak Dukung PPKM Darurat Bakal Ditindak

PPKM darurat

PPKM darurat telah diberlakukan sejak, Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli 2021. Namun, disebut-sebut ada sejumlah pejabat yang belum mendukung kebijakan ini. Hal tersebut disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Tetapi ia tidak menjelaskan siapa saja pejabat yang dimaskud.

Agus mengatakan pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Jampidium untuk merumuskan pasal jika ada pejabat yang menghalangi diberlakukannya PPKM darurat.

“Kami tengah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, tadi dengan Jampidium. Kami telah berkoordinasi dalam rangka merumuskan pasal hingga apabila terdapat pejabat yang menghalangi atau menghambat PPKM darurat yang nanti akan dilaksanakan. Sebab diduga masih terdapat sejumlah pejabat yang belum mendukung pelaksaan PPKM darurat atau PPKM mikro selama ini,” kata Agus dalam konferesi pers virtual, Sabtu (3/7/2021).

Ia menuturkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan agar Operasi Aman Nusa kembali digelar. Ia menuturkan operasi itu akan digelar di seluruh wilayah Indonesia.

“Khusus satgas penegakan hukum Pak Kapolri sudah mengarahkan pada jajaran untuk menyusun cara bertindak dan pasal yang telah dikoordinasikan dengan kejaksaan. Jadi hal-hal yang sampaikan Pak Menko tadi, menjual (obat) lebih mahal, sengaja menimbun, bakal dilakukan penegakan hukum,” jelasnya.

Lihat Juga: Tegas! Luhut Minta Kabareskrim Sikat Pemain Harga Obat Covid-19

Ia mengatakan kejaksaan sudah menyatakan akan mendukung langkah penegakan hukum semasa PPKM darurat. Agus dengan tegas menyatakan pihak yang membahayakan keselamatan masyarakat akan diberi tindakan tegas.

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kasus COVID-19 di Indonesia terus-menerus memecahkan rekor. Ia memprediksi kasus positif fi Indonesia masih akan terus naik.

“Ini sepuluh hari ke depan menurut saya, mungkin 2 minggu ini juga bakal terus dapat naik. Ini sebab masa inkubasi varian masih berjalan,” tutur Luhut.

Lihat Juga: Alasan Luhut Jadi Panglima Perang PPKM Darurat

Seperti diketahui, angka tertinggi kasus positif virus Corona telah berkali-kali terlampaui. Terakhir, Jumat (2/7/2021), tercatat 25.830 kasus baru dengan kematian 539 orang dalam satu hari. Menurut Luhut, angka tersebut akan terlampau. Karena masa inkubasi virus masih belum berakhir.

“Ini masa kritis 2 minggu ini,” ujar Luhut.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top