News

Banjir di Pakistan Tewaskan 1.136 Orang, Ahli Sebut Dua Hal Ini Jadi Penyebabnya

Banjir di Pakistan

Pemanasan global dan curah hujan tinggi disebut menjadi penyebab banjir di Pakistan yang menewaskan lebih dari seribu orang itu.

Banjir bandang di Pakistan diketahui telah mengakibatkan 1.136 orang meninggal dunia sejak Juni 2022 lalu.

Angka korban tewas ini diperkirakan akan terus bertambah karena semakin banyak desa yang terdampak banjir dan tidak dapat terjangkau karena kerusakan parah pada jalan utama.

Menteri Perubahan Iklim Pakistan Sherry Rehman menyebut sekitar sepertiga wilayah negaranya terendam air akibat luapan Sungai Indus.

Berbagai faktor yang diakibatkan oleh pemanasan global seperti suhu tinggi, udara yang semakin panas menahan lebih banyak kelembapan, cuaca ekstrem, hingga mencairnya gletser disebut sebagai penyebab banjir di Pakistan ini.

Lihat Juga: Banjir Korea Selatan, Ternyata Ini yang Jadi Biang Keroknya

Sederet faktor itu kemudian bergabung menjadi hujan yang akhirnya menyebabkan banjir besar.

“Tahun ini Pakistan telah menerima curah hujan tertinggi setidaknya dalam tiga dekade. Sejauh tahun ini hujan turun lebih dari 780 persen di atas rata-rata,” ungkap Abid Qaiyum Suleri, direktur eksekutif Institut Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan dan anggota Dewan Perubahan Iklim Pakistan, mengutip AP News.

“Pola cuaca ekstrem semakin sering terjadi di wilayah ini dan Pakistan tidak terkecuali,” lanjutnya.

Penyebab Banjir di Pakistan Menurut Peneliti

Ilmuwan iklim asal Lahore di International Water Management Institute, Moshin Hafeez menuturkan bahwa Pakistan adalah negara kedelapan paling rentan terhadap perubahan iklim.

Meski begitu, sejumlah peneliti mengatakan meskipun banjir sangat lekat dengan perubahan iklim, namun terlalu dini untuk menyalahkan pemanasan global sebagai penyebab resmi kasus ini.

Pakistan sendiri memang sudah biasa dengan musim hujan, namun Rehman mengatakan curah hujan biasanya mempunyai jeda dalam rentang dua atau tiga bulan dan tidak terjadi secara terus menerus.

“Itu juga tidak terlalu lama. Sudah delapan minggu dan kami diberitahu bahwa kami mungkin akan terjadi hujan lagi di bulan September,” kata dia.

Lihat Juga: Ngerinya Perubahan Iklim yang Ditampilkan Google Doodle untuk Peringati Hari Bumi 2022

Berdasarkan catatan, intensitas hujan yang turun di Pakistan sebesar 37,5 sentimeter dalam satu hari. Ini artinya tiga kali lebih tinggi dari rata-rata intensitas hujan Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.

Hujan deras tanpa henti di negara ini lalu menyebabkan banjir dan mengakibatkan sekitar 20 bendungan jebol.

Akibat bencana banjir di Pakistan ini, otoritas negara mencatat puluhan juta orang terdampak. Jumlah rumah dan lahan pertanian yang rusak juga belum diketahui secara resmi karena saking banyaknya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top