News

Banjir Malang Selatan, 256 KK di Desa Rowotrate Terisolir

Banjir Malang Selatan

Banjir Malang Selatan menyebabkan empat dusun di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang terendam banjir. Keempatnya yaitu Dusun Krajan Timur, Dusun Krajan Tengah, Dusun Krajan Barat dan Dusun Rowotrate.

Banjir di keempat dusun itu mencapai ketinggian 1,5-2 meter, dan Dusun Rowotrate sempat terisolir.

Hingga Senin sore pukul 16.00 WIB, Kapolsek Sumbermanjing Wetan Iptu Heriyanti mengatakan pihaknya belum mengetahui bagaimana kondisi Dusun Rowotrate termasuk warganya.

“Sampai sekarang (kemarin sore) kami belum tahu kondisi Dusun Rowotrate. Berapa ketinggian banjir dan berapa KK yang terjebak banjir di sana,” kata dia di lokasi banjir Dusun Krajan Tengah, Senin (17/10/2022).

Padahal, menurut data BPBD Kabupaten Malang, dari empat dusun yang terdampak banjir tersebut, Rowotrate memiliki penduduk paling banyak.

BPBD mencatat sebanyak 470 kepala keluarga (KK) di empat dusun Desa Sitiarjo terdampak banjir. Dengan rincian, Dusun Krajan Wetan 156 KK, Dusun Krajan Tengah 70 KK, Dusun Krajan Kulon 67 KK, dan Dusun Rowotrate 177 KK.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Nur Fuad Fauzi pun membenarkan bahwa hingga Senin  (17/10/2022) sore, Dusun Rowotrate belum bisa diakses untuk menyalurkan bantuan maupun evakuasi.

“Untuk Rowo Terate belum tersentuh sama sekali. Karena air masih tinggi, di sana ada ratusan KK yang juga harus dievakuasi,” lanjutnya.

Berbeda dengan BPBD Malang, PMI Sumbermanjing mengungkapkan bahwa penduduk di Dusun Rowotrate mencapai 265 KK. Hal ini disebutkan oleh Kepala PMI Sumbermanjing Wetan, Yusak Krismanto.

Lihat Juga: Waspada Cuaca Ekstrem Sampai 1 Minggu Kedepan, Rawan Banjir dan Longsor

Akibat banjir Malang Selatan ini, Yusak mengaku belum mengetahui kondisi warga di dusun tersebut. Ia juga menyampaikan ketinggian air banjir di Rowotrate mencapai tiga meter. Namun, Yusak memastikan warga di dusun tersebut sudah berpengalaman menghadapi banjir.

“Kalau Rowo Terate ketinggian air sampai 3 meter dan belum bisa diakses karena akses jalan tertutup banjir. Namun warga di sana sudah punya pengalaman menghadapi banjir dengan membuat tempat sementara di bagian atas,” ungkapnya.

Banjir Malang Selatan Disebabkan Luapan Sungai Pangularan

Banjir Malang Selatan ini disebabkan oleh luapan Sungai Panguluran sejak Sabtu (15/10/2022). Fuad mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB ketinggian air terus meningkat hingga mencapai lebih dari dua meter.

“Ini (banjir) lebih tinggi dari kemarin, Minggu (16/10/2022). Sekitar dua meter banjir menggenangi wilayah Sitiarjo sejak pagi tadi,” kata Fuad.

Banjir Malang Selatan juga menerjang wilayah Pujiharjo dan Sumbermanjing Kulon yang terletak di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Di sana, banjir disertai material lumpur dan kayu menerjang pemukiman warga.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top