News

Bank Indonesia Larang Menggunakan Uang Kembalian Dengan Permen

Portal Berita

Larangan pelaku usaha untuk memberi uang kembalian terhadap permen khususnya toko modern dan ritel oleh kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Bali.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Prov. Bali ‘Dewi Setyowati mengatakan (18/4), “Akan kami surati hal tersebut ‘pengembalian dengan permen’ tidak boleh dan dilarang.”

Bank Central akan melakukan survey dan mengambil sampel pengembalian uang dengan permen. Pengembalianbiasanya dilakukan jika uang kembalian dalam bentuk pecahan uang kecil seperti Rp.100, Rp.200, Rp.500.

Rendahnya transaksi uang logam pada toko modern dan ritel membuat kecilnya pemasukan uang logam ke BI. Sesungguhnya uang logam sangat dibutuhkan masyarakat.

Dewi menegaskan bahwa selama ini tidak ada aliran uang logam masuk dari perbankan ke BI. Tidak hanya itu, hal tersebut juga terjadi dimasyarakat dengan sedikitnya transaksi yang dilakukan masyarakat ke perbankan.

Hanya 38 Persen masyarakat yang menggunakan uang logam untuk transaksinya, 62 persen sisanya menyimpan dan mengumpulkan uang tersebut di celengan, laci atau tempat lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top