News

Bayi Deborah Ditolak Di RS Mitra Keluarga Karena BPJS

Bayi Deborah Ditolak Di RS Mitra Keluarga Karena BPJS

Meninggalnya bayi Debora Simanjorang, putri pasangan Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi, di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat, karena kekurangan biaya uang muka dan kemudian ditolak, menjadi bahan perbincangan dan viral di media sosial.

Kisah tragis itu berawal saat 3 September 2017, sekitar pukul 02.30. Debora ketika itu mengalami sesak nafas, setelah sebelumnya batuk-batuk. Lantas Henny, sang ibu, membangunkan suaminya Rudianto Simanjorang dan membawa buah hatinya ke rumah sakit Mitra Keluarga Kalideres.

Kisah itu menjadi viral setelah akun Birgaldo Sinaga mengunggah kisah pilu itu di laman media sosial Facebook. Nasib bayi Debora langsung menggugah hati para warganet yang ikut prihatin.

Saat itu, ketika bayi Debora sampai di rumah sakit pukul 03.40, bayi Debora dibawa ke ruang IGD. Tindakan pun diberikan untuk bayi Debora. Namun ternyata, Debora harus mendapatkan penanganan lebih lanjut di ruang khusus PICU.

Kondisinya terus memburuk. Namun karena rumah sakit itu belum bekerja sama dengan BPJS, maka fasilitas ruang PICU tak bisa diberikan. Di dalam akun itu disebutkan, orang tua wajib membayar uang muka sebesar Rp 19,8 juta.

Meski begitu, sang ibu tetap membayar biaya rumah sakit namun hanya Rp 5 juta. Akan tetapi pihak rumah sakit tidak bisa memberikan pelayanan tersebut. Henny langsung mengumumkan melalui Facebook jika ada yang mengetahui fasilitas ruang PICU untuk BPJS yang kosong.

Henny mencoba mengecek beberapa rumah sakit di Jakarta yang masih ada ruang PICU. Dia mengecek RS Koja. Namun pukul 10.00, perawat RS Mitra Keluarga Kalideres memanggil kedua orang tua Debora. Mereka mengabarkan kondisi bayi Debora memburuk. Mereka memberikan tindakan CPR karena jantung bayi Debora berhenti. Nyawa Debora sudah tidak bisa diselamatkan.

“Jumat 8 September, sekitar pukul 09.00 saya mendengar semua kisah pilu itu. Malam sebelumnya Bu Henny menghubungi saya via inbox. Dia salah satu follower saya. Saya tidak mengenalnya sama sekali. Dia meminta saya menolongnya. Saya tidak tahu apa yang bisa saya tolong,” kata Birgaldo dalam akun Facebooknya, Sabtu (9/9).

Bayi Debora, dimakamkan di TPU Tegal Alur. Namun kisah bayi Debora yang masih berusia empat bulan masih menyisakan pilu dan sesak di hati warganet dan para pembaca.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top