News

Beredar Foto Mesum Pasangan Remaja Ciamis Di Facebook

Beredar Foto Mesum Pasangan Remaja Ciamis Di Facebook

Foto mesum pasangan remaja beredar di media sosial Facebook, meresahkan warga Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (31/1/2020). Foto pasangan mesum tersebut pertama kali diunggah salah satu akun facebook inisial TS pada hari Rabu (29/1/2020) pukul 13.01 WIB.

Dalam unggahannya tersebut, TS seakan-akan muak dengan apa yang dilakukan dua orang remaja yang terlihat asyik bercumbu di sebuah warung terbuka. TS lalu menulis caption yang berisikan “Jalma naon sia Mus parah kitu”.

Unggahan foto mesum tersebut langsung dibanjiri 309 komentar dan dibagikan sebanyak 24 kali oleh netizen. Banyak netizen mengecam aksi dua remaja tersebut, lantaran lokasi yang dijadikan tempat mesum dilakukan di sebuah warung yang berada di dekat jembatan batas tiga wilayah, tepatnya jembatan Sukajadi, kecamatan Banjarsari.

Parahnya lagi, dalam foto mesum tersebut terlihat beberapa botol minuman keras berada di atas meja, diduga milik pasangan mesum tersebut.

Beredarnya foto mesum tersebut mendapat sorotan dari berbagai kalangan ulama di Banjarsari, salah satunya dari Pengurus Forum Masjid Seluruh Indonesia Bersatu (Formasi) Banjarsari, Asep Sobur.

Beredar Foto Mesum Pasangan Remaja Ciamis Di Facebook

Asep Sobur mengaku kaget dan merasa kecolongan dengan adanya kejadian tersebut. Beredarnya foto remaja yang tengah mesum tersebut membuat pihaknya merasa sangat terpukul.

“Kami sangat merasa prihatin atas kejadian yang membuat geger warga di media sosial facebook ini. Insya Allah nanti kita akan lakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat untuk menyikapi kasus ini,” ujarnya.

Masih dikatakan Asep Sobur. Dirinya mengutuk keras pelaku yang sengaja berbuat tidak pantas di tempat umum yang pada kejadian tersebut terjadi di siang hari.

Pihaknya mengutuk keras atas perilaku dua remaja mesum tersebut. Kata dia, pelaku ini telah mencoreng nama baik Banjarsari secara menyeluruh. Karena masyarakat itu akan melihatnya lokasi kejadian yang berada di wilayah kecamatan Banjarsari.

“Meski para pelakunya bukan orang Banjarsari, namun tetap saja itu berdampak negatif terhadap nama baik wilayah. Kami juga berharap, kepada siapapun para pemilik warung, agar lebih bersikap bijak serta memantau para pengunjung agar tidak sampai terjadi kejadian amoral,” tegas Asep Sobur.

Ustad Asep Sobur yang juga aktif sebagai petugas penyuluh narkotika dan HIV/Aids, akan segera melakukan tindakan dalam meyikapi kejadian ini. Asep akan segera mendatangi Kepala Desa dimana tempat lokasi kejadian ini dilakukan.

“Nanti saya akan meminta agar pemerintah desa segera melakukan pendekatan kepada pemilik warung serta memberikan pembinaan, hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya tindakan asusila yang dapat menimbulkan kesan negatif di masyarakat,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top