News

BLBI Panggil Tommy Soeharto, Utang Rp 2,6 Triliun Ditagih

BLBI Panggil Tommy Soeharto

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) memanggil Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk menagih piutang negara senilai Rp 2,6 T. informasi tersebut tertulis dalam pengumuman yang dibuat oleh BLBI dan disahkan oleh Ketua Rionald Silaban.

Atas nama pengurus PT Timor Putra Nasional, Tommy dipanggil oleh satgas. Selain Tommy, Ronny Hendrarto Ronowicaksono juga mendapat panggilan dari petugas BLBI. Keduanya diminta untuk hadir di Gedung Syafrudin Prawiranegara, Kementerian Keuangan dengan agenda menuntaskan hak tagih negara dana BLBI senilai Rp 2.612.287.348.912.

Apabila kewajiban hak tagih negara tersebut tak diselesaikan maka akan dilakukan tindakan seperti yang telah tertuang dalam perundang-undangan. Hingga saat ini pun satgas BLBI masih terus memburu aset debitur yang terlibat dalam BLBI senilai Rp 110,45 T.

Lihat Juga: Anies VS Sri Mulyani, Pemrov DKI tagih Utang Pajak 5,2 T

“Masih terus kita lanjutkan, kita terus memetakan dan berupaya memperoleh aset lebih dahulu untuk dieksekusi,” ucap Rionald beberapa waktu lalu.

Rionald yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara pernah menuturkan bahwa pihaknya bakal menuntaskan tugas sesuai tenggan waktu yang ditentukan, yaitu Desember 2023.

“Terkait tindakan apa yang saya gunakan, saya mungkin tak menyampaikan sebab itu bagian dari proses. Namun percayalah kami bekerja cepat mungkin karena kami mengetahui waktu kami hanya sampai Desember 2023,” tuturnya.

Tommy Soeharto Telah Dua Kali Dipanggil Satgas

Rionald Silaban mengatakan bahwa pemanggilan hari ini adalah pemanggilan terakhir.

“Tidak, ini pemanggilan terakhir,” ujarnya singkat ketika keluar dari Gedung Syarudin Prawiranegara, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Rionald memaparkan, sesuai prosedur pemanggilan dilakukan sebanyak tiga kali. Pemanggilan pertama dan kedua akan dilakukan secara langsung. Apabila pada pemanggilan pertama dan kedua tak dipenuhi, maka akan dilakukan pemanggilan ketika dengan mengumumkannya di media masa. Pemanggilan Tommy Soeharto sendiri diumumkan hari ini melalui media cetak.

“Jadi begini kita bicara prosedur saja, pemanggilan pertama dilakukan, pemanggilan kedua dilakukan, jika tak hadir maka diumumkan melalui Koran. Itu saja, tidak ada yang terputus, itu merupakan prosedurnya,” jelasnya.

Diketahui Tommy hari ini tak menghadiri pemanggilan satgas, namun ia mengirim utusan. Sedangkan Ronny Hendrarto Ronowicaksono sudah memenuhi panggilan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top