News

Brimob-TNI Cabuti Atribut FPI di Petamburan

Brimob-TNI Cabuti Atribut FPI di Petamburan

Terlihat sejumlah aparat gabungan mendatangi kawasan Petamburan di Jakarta Pusat untuk melepas atribut FPI. Petugas gabungan dari Brimob dan TNI ini datang di Jl Petamburan pada, Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto beserta Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Luqman Arief.

Para petugas gabungan tersebut segera mencabut sejumlah spanduk milik Front Pembela Islam yang terpasang. Kemudian, para petugas gabungan tersebut berpencar untuk menyisir Gang Paksi yang merupakan jalan menuju ke rumah Rizieq Shihab hingga ke DPP FPI.

Sebelumnya, Pemerintah menyebut organisasi ini sebagai sebuah kelompok yang sering melakukan tindakan kekerasan yang melawan hukum. Akhirnya pemerintah melarang dan memasukkan sebagai organisasi terlarang.

“Bahwa FPI sejak 21 Juni tahun 2019 telah bubar sebagai ormas tetapi sebagai organisasi FPI tetap lakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan. Yang bertentangan dengan hukum seperti tindak kekerasan, sweeping sepihak, provokasi,” terang Menteri Polhukam Mahfud Md saat konpers di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (30/12).

Lihat Juga: FPI Dibubarkan Pemerintah, Ini Sederet Riwayat dan Kontroversinya

Pemerintah juga secara resmi melarang semua kegiatan Front Pembela Islam. Serta mengatakan organisasi ini tidak mempunyai legal standing sebagai sebuah ormas.

“Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI.  Karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa,” tambahnya.

Saat proses pencabutan atribut FPI, petugas juga turut mengamankan enam orang di lokasi. Keenam orang tersebut digiring menuju ke jalan raya, namun masih belum diketahui alasan keenam orang tersebut diamankan.

Kombes Heru Novianto juga turut menyampaikan, bahwa segala aktivitas organisasi yang baru dibubarkan ini akan diawasi oleh polisi yang bersinergi dengan TNI.

Pembubaran organsisasi ini tercantum dalam putusan MK 82/PUU112012 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Karena itulah Menko Polhukam RI meminta petugas keamanan untuk melarang setiap kegiatan yang mengatasnamakan FPI.

To Top