News

Daerah Di Indonesia Yang Belum Terdampak Covid-19, Apa Saja?

daerah bebas covid-19

Seperti yang kita ketahui, Indonesia pertama kali mendeteksi adanya kasus Covid-19 pada tanggal 2 Maret 2020 dari dua orang yang positif tertular virus Corona. Sampai dengan tanggal 17 Desember 2020, Indonesia telah melaporkan sebanyak 636.154 kasus Covid-19 dimana angka ini menduduki peringkat pertama untuk kasus terbanyak di Asia Tenggara.

Hingga saat ini, hampir 99% Kabupaten atau Kota yang ada di Indonesia terkena dampak Covid-19. Meskipun demikian, masih tersisa beberapa daerah yang terbebas dari virus Covid-19 dimana daerah tersebut secara keseluruhan berada di ujung timur Indonesia yang memang jauh dari keramaian. Nah, daerah-daerah mana saja yang sampai saat ini masih belum terdampak dari virus Covid-19?.

1. Puncak (Papua)

Puncak merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia yang dibentuk pada bulan Januari 2008 bersamaan dengan pembentukan lima kabupaten lainnya. Kabupaten Puncak yang berada di kawasan pegunungan tengah  Pulau Papua ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya. Pada tahun 2017, jumlah penduduk di kabupaten ini tercatat sekitar   107.822 jiwa.

Puncak terdiri atas 25 distrik dan 206 kampung. Kabupaten ini terletak di kawasan tertinggi di Indonesia. Hal itulah yang menyebabkan Kabupaten Puncak jauh dari keramaian kota karena terletak di ketinggian 1.500-4.000 meter di atas permukaan laut. Untuk sampai di kabupaten ini pun dapat diakses melalui jalur udara dari Kota Timika atau Nabire selama 25 menit dengan pesawat berbadan kecil.

2. Pegunungan Arfak (Papua Barat)

Pegunungan Arfak merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Kabupaten ini termasuk hasil pemekaran dari Kabupaten Manokwari. Di tahun 2019, berdasarkan Badan Pusat Statistik 2020 jumlah penduduk Pegunungan Arfak  sebesar 69.473 jiwa.

Kabupaten Pegunungan Arfak ini terdiri dari 10 distrik dan 166 desa. Untuk menuju ke kabupaten ini bisa dibilang sedikit sulit. Hal itu dikarenakan transportasi yang digunakan untuk menuju ke kabupaten tersebut masih sangat terbatas. Untuk motor pun harus sudah dimodifikasi dengan ban berjenis trail karena masih banyak jalan-jalan rusak.

3. Intan Jaya (Papua)

Kabupaten Intan Jaya merupakan sebuah kabupaten di provinsi Papua, Indonesia yang dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah kabupaten Paniai. Di tahun 2019, jumlah penduduk yang tercatat di kabupaten ini sebesar 49.293 jiwa.

Kabupaten Intan Jaya ini terletak di dataran tinggi sehingga suhu udara di daerah tersebut rendah. Mungkin hal itulah yang membuat daerah ini tidak tersentuh oleh virus Covid-19 karena wilayahnya di dominasi dataran tinggi.

4. Deiyai (Papua)

Kabupaten Deiyai merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Papua, Indonesia. Sama seperti Kabupaten Intan Jaya, dulunya Kabupaten Deiyai ini juga termasuk bagian dari wilayah Kabupaten Paniai. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Tigi dengan jumlah 5 kecamatan dan 31 kelurahan.

5. Nduga (Papua)

Kabupaten Nduga adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Papua, Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 97.012 jiwa yang tercatat di tahun 2017. Menurut data BPS 2010, mayoritas penduduk di kabupaten ini beragama Kristen.

Dulunya Kabupetan Nduga ini pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Jayawijaya. Secara geografis, Kabupaten ini berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah yang terletak di ketinggian 1.500-2.000 meter di atas permukaan laut dengan temperatur udara yang bervariasi mulai dari 14,5o C sampai dengan 24,5o C. Dengan temperatur yang sedemikian rupa membuat suhu udara di kabupaten ini rendah.

6. Dogiyai (Papua)

Kabupaten Dogiyai merupakan sebuah kabupaten di provinsi Papua, Indonesia yang dulunya pernah menjadi bagian dari Kabupaten Nabire. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di wilayah Kigamani dengan jumlah penduduk sekitar 96.590 jiwa yang tercatat di tahun 2018.

Kabupaten Dogiyai ini  terletak di wilayah pegunungan tengah Pulau Papua yang memiliki posisi strategis bagi lalu lintas perdagangan dan transportasi. Topografi di kabupaten ini sangat bervariasi mulai dari dataran bergelombang, berbukit dan pegunungan. Namun, hampir 85% wilayah ini didominasi perbukitan dan pegunungan dengan dipenuhi hutan alami.

Umumnya, kabupaten ini beriklik tropis basah dengan curah hujan hampir sepanjang tahun. Suhu udara di daerah ini dipengaruhi oleh ketinggian. Setiap kenaikan 100 m dari permukaan air laut maka suhu akan mengalami penurunan rata-rata 0,60o C.

Nah itulah informasi mengenai beberapa daerah di Indonesia yang masih terbebas dari virus Covid-19. Meskipun hampir seluruh Indonesia telah terdampak virus Corona, namun masih ada beberapa daerah yang masih aman dari virus yang sudah memakan banyak korban.  

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top