News

Dalam 6 Hari, Alex Noerdin Jadi Tersangka 2 Kasus Korupsi

Dalam 6 Hari, Alex Noerdin Jadi Tersangka 2 Kasus Korupsi

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar sekaligus mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menjadi tersangka dari dua kasus korupsi berbeda. Tidak tanggung-tanggung, ia ditetapkan sebagai tersangka hanya berselang enam hari setelah penetapan tersangka dalam kasus pertama.

Sebelumnya, ia lebih dulu dijadikan tersangka atas kasus korupsi gas bumi. Sementara yang terbaru adalah kasus korupsi dana hibah Masjid Sriwijaya. Ia ditetapkan sebagai tersangka korupsi gas bumi pada Kamis, 16 September lalu. Kemudian berselang enam hari atau pada Rabu, 22 September, Alex Kembali dijadikan tersangka kasus korupsi dana hibah masjid.

“Iya sudah (dijadikan tersangka,” ujar Aspidsus Kejati Sumatera Selatan, Viktor Antonius Saragih kepada detikcom, seperti dikutip dari laman detikcom, Kamis (23/9/2021).

Awal Mula Kasus

Awalnya kasus ini diselidiki karena pembangunan Masjid Sriwijaya, Palembang yang tak kunjung rampung bahkan mangkrak oleh Yayasan Wakaf Sriwijaya dengan memakai dana hibah Pemprov Sumatera Selatan tahun 2016-2017 senilai Rp 130 miliar. Tetapi pembangunan fisik itu diduga tak sesuai anggara proyek tersebut.

Usai penyelidikan hingga penyidikan, akhirnya 4 orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sumsel dalam kasus dugaan korupsi pembangunan masjid. 2 tersangka pertama yang lebih dulu diumumkan adalah Eddy Hermanto yang merupakan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya dan Dwi Kridayani, kuasa KSO. Kemudian menyusul 2 nama tersangka lainnya. Yaitu Syarifudin yang merupakan Ketua Panitia Divisi Lelang dan Yudi Arminto dari PT Yodya Karya selaku kontraktor.

Lihat Juga: Kejagung Tetapkan Alex Noerdin Sebagai Tersangka Korupsi

Beberapa tokoh pun sempat diperiksa Kejaksaan terkait kasus ini, seperti eks Ketua MK Jimly Asshiddiqie hingga Giri Ramanda Kiemas yang diketahui adalah keponakan Megawati Soekarnoputri.

Lalu kasus terus berlanjut saat JPU (Jaksa Penuntut Umum) menyampaikan dalam siding di PN Palembang bahwa Alex Noerdin menerima Rp 2,4 M terkait proyek pembangunan masjid tersebut. Setelah beberapa lama, akhirnya Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Alex Noerdin Merugikan Negara Rp 130 Miliar

Kejagung RI mengumumkan perkembangan kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya Palembang yang menyeret Anggota DPR RI itu. Pada kasus ini, kerugian negara karena kasus ini diduga hingga Rp 130 miliar.

“Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang juga tak tuntas. Sebab dari penyimpangan itu sudah merugikan keuangan negara senilai Rp 130 M,” ucap Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer dalam jumpa pers yang dilakukan secara virtual pada, Rabu (22/9/2021).

Leonard juga menguraikan penyaluran dana pembangunan tersebut disalurkan dalam 2 tahap yaitu pada tahun 2016 dan 2017.

“Bahwa yang pertama, Pemprov Sumsel sudah menyalurkan dana hibah pada Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya untuk pembangunan. Dengan rincian pertama pada 2015 menggunakan APBD tahun 2015 menyalurkan dana hibah sebanyak Rp 50 M,” terangnya.

“Kedua tahun 2017 dengan dana APBD 2017 senilai Rp 80 M,” sambungnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top