News

Diakhir Jabatannya Donald Trump Perintahkan Serangkaian Hukuman Mati

Diakhir Jabatannya Donald Trump Perintahkan Serangkaian Hukuman Mati

This post is also available in: English

Di hari-hari terakhir masa jabatannya, Presiden Donald Trump kebut serangkaian eksekusi federal, sebelum Joe Biden dilantik 20 Januari mendatang. Dari laman BBC, Rabu (9/12/2020) ada 5 eksekusi yang dimulai pekan ini. Para narapidana tersebut adalah Alfred Bourgeois (56 tahun) dan Brandon Bernard (40 tahun). Yang keduanya akan dihukum mati di penjara Terre Haute, Indiana. Dari kutipan BBC, Bernard akan dieksekusi pada 10 Desember dan Bourgeois pada 11 Desember.

Eksekusi tersebut akan disusul Lisa Montgomery pada 12 Januari, Cory Johnson 14 Januari, dan Dustin John Higgs pada 15 Januari nanti. Para kritikus banyak yang mengatakan langkah tersebut mengkhawatirkan, karena terjadi beberapa minggu sebelum Biden menjabat. Diketahui, Biden memiliki kebijakan berbeda terkait hukuman mati.

Ia berusaha untuk menghentikan hukuman mati, “Ini benar-benar di luar norma, dalam cara yang cukup ekstrim.” Kata direktur penelitian di Pusat Informasi Penalti Mati non-partisan, Ngozi Ndulue.

Sedangkan Jaksa Agung William Barr menyatakan departemen kehakiman hanya menegakkan hukum yang ada. Pada bulan Juli 2019 lalu, Barr juga mengumumkan jadwal eksekusi terhadap 5 terpidana mati, terlepas dari opini publik dan praktik yang berlaku.

“Kongres secara tegas mengesahkan hukuman mati,” terang pejabat tinggi hukum negara tersebut.

“Departemen Kehakiman menegakkan supremasi hukum, dan kami berhutang kepada para korban serta keluarga mereka untuk meneruskan hukuman yang dijatuhkan oleh sistem peradilan kami,” tambahnya.

Narapidana terpilih telah dihukum karena kasus pembunuhan atau pemerkosaan terhadap anak-anak dan orang tua, ungkap Barr. Namun, hal tersebut malah menuai kritik keras dari Demokrat dan kelompok pembela hak asasi manusia.

Sejak hukuman mati federal berlaku kembali pada 1988 oleh Mahkama Agung AS, eksekusi tetap jarang terjadi. Sebelum Presiden Donald Trump menjabat, hanya ada 3 eksekusi federal yang dilakukan saat periode tersebut. Semuanya pun dilakukan di bawah pemerintahan Presiden George W Bush.

Lihat Juga: Donald Trump Izinkan Dokumen Pembunuhan John F Kennedy Dibuka

Para narapidana yang menerima eksekusi tersebut adalah Timothy McVeigh yang melakukan pemboman di gedung federal Oklahoma City. Sejak tahun 2003, tidak ada lagi eksekusi federal. Jika eksekusi Brandon Bernard dan Alfred Bourgeois pada masa pemerintahan Donald Trump ini berjalan sesuai jadwal, tercatat 10 narapidana dieksekusi pada 2020. Hal ini menjadikan satu tahun tak tertandingi dalam sejarah modern.

“Kami harus kembali pada 1896 untuk menemukan 1 tahun dengan 10 atau lebih eksekusi,” ujar Ndulue.

Pemerintahan Donald Trump juga memilih melakukan eksekusi federal saat masa transisi politik, ini juga menjadi yang pertama kali terjadi dalam kurun waktu lebih dari satu abad. Biasanya, presiden petahana akan tunduk pada presiden terpilih, hal ini untuk memungkinkan presiden penerusnya untuk menentukan arah.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top