News

Didatangi Densus 88, Waketum MUI Anwar Abbas: Bingung Juga Saya..

Didatangi Densus 88, Waketum MUI Anwar Abbas: Bingung Juga Saya..

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas dikenal sebagai salah satu tokoh yang kerap melontarkan kritikan pedas kepada pemerintah. Anwar menilai kebijakan-kebijakan pemerintah tak sesuai dengan falsafah Pancasila.

Ia harap pemerintah bisa lebih menerapkan kebijakan-kebijakan sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia. Namun jika kebijakan-kebijakan tersebut tak sesuai dan merugikan masyarakat, Anwar Abbas menegaskan agar pemerintah tak alergi kritik.

“Andaikan jika mereka dikritik ya mereka jangan alergi lah,” tutur Anwar Abbas, dikutip dari channel YouTube Realita TV, Kamis (18/11/2021).

Bukan hanya mengkritik pemerintah, Anwan juga sering mengkritik aparat kepolisian, khusunya kepada Densus 88. Bahkan beberapa waktu lalu, ia sempat memberikan kritik pedas terkait tindakan Densus 88 yang menyita ratusan kotak amal di Lampung.

Diketahui ratusan kotak amal di Lampung tersebut disita Densus 88 sebagai barang bukti atas dugaan menjadi sumber dana jaringan salah satu kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI). Anwar Abbas mengatakan setelah mengkritik penyitaan kotam amal tersebut, dirinya langsung didatangi Densus 88. Dirinya mengaku Densus 88 tidak mendatangi di rumahnya, tetapi di kantor MUI Pusat tempatnya bekerja.

Lihat Juga: Wakil Ketua MUI Pertanyakan Proses Hukum Saat Pilkada

“Beberapa waktu lalu saat saya kritik Densus 88, itu Densus 88 datang ke saya, datang ke kantor,” ucapnya.

Menurut pengakuannya, Densus 88 menanyakan soal kritikan-kritikan terkait penyitaan ratusan kotak amal di Lampung tersebut. Anwar juga mengatakan saat itu dirinya terlibat dialog dengan beberapa anggota Densus 88 yang datang ke tempatnya bekerja.

Dirinya menuturkan sangat kagum kepada Densus 88, namun di satu sisi ia tidak setuju dengan beberapa hal yang dilakukan oleh Densus 88.

“Nah lalu ada dialog, kemudian terjadi salah paham kan, saya rasa itu dalam hal tertentu saya kagum dengan Densus 88. Tetapi di lain sisi yang juga tak setuju,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wakil Ketua MUI Anwar Abbas menyampaikan bahwa awalnya orang biasa sepertinya akan menganggap Densus 88 beringas. Tetapi, dia menjelaskan bahwa anggota satuan Polri yang memberantas toriresme yang mendatanginya itu justru sangat baik dan sopan. Ia mengaku dibuat bingung dengan anggota Densus 88 tersebut.

Kebingungan itu ia ungkap karena selama ini Densus 88 selalu tampil garang saat melakukan penangkapan terhadap para pelaku terorisme. Namun hal tersebut tidak tampak ketika ia didatangi di kantor MUI Pusat.

“Mungkin jika kita dengar Densus 88, orangnya beringas, tetapi yang datang ke saya orang-orangnya baik, sopandan kadang bingung juga saya. Apa hanya baik di depan saya saja atau bagaimana ya tidak tahu saya,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top