News

Diduga Aliran Sesat, Polisi Sergap Ritual Bugil Balatasutak Di Pandeglang

Diduga Aliran Sesat, Polisi Sergap Ritual Bugil Balatasutak Di Pandeglang

Kapolsek Cigeulis, Kab Pandeglang, Banten, Iptu Paulus Bayu Triatmaja, menuturkan anggotanya harus bersusah payah menembus medan berat untuk mengamankan 16 orang pengikut ajaran Balatasutak. Setelah mendapat informasi berupa laporan dan masyarakat mengenai sekelompok orang yang mandi dan berendam dengan telanjang bulat di sebuah empang rawa. Aparat polisi pada Kamis (11/3) mulai bergerak.

Untuk sampai ke lokasi, polisi harus menembus medan berlumpur dan tergenang air serta berjalan sangat jauh.

Lihat Juga: Penganut Atheis Akan Menghadapi Hukuman 1 Tahun Penjara Jika Mengatakan “Tidak Ada Tuhan”

“Laporan dari masyarakat pagi, sebelumnya belum ada. Informasinya hanya mereka melakukan ritual mandi bersama saja. Itu ditempat penampungan air punta PT GAL. Itu untuk air bersih, luasnya sekitar 50 x 50 m,” terang Bayu kepada wartawan pada Jumat (12/3).

Menurut penuturan Batum di antara kelompok Balatasutak yang diamankan tersebut ada satu orang warga Bogor, Jawa Barat. Sedangkan 15 orang lainnya adalah warga Kabupaten Pandeglang, Banten, yang terdiri dari 3 anak-anak dan 15 orang dewasa. Semua orang tersebut dibawa dan diamankan ke Polsek Cigeulis.

“Karena khawatir ada sesuatu pada kelompok mereka, maka kita amankan. Ada sebagian suami-istri, ada keponakan,” tuturnya.

Setelah diamankan oleh jajaran Polsek, belasan anggota Balatasutak itu lalu dibawa ke Polres Pandeglang untuk selanjutnya dimintai keterangan. Polisi juga masih mendalami apakah Balatasutak merupakan aliran yang menyimpang dari agama Islam ataukah tidak. Untuk memutuskannya, mereka akan berkoordinasi dengan Kejari dan MUI.

“Ada satu kelompok melakukan ritual sekarang sudah diamankan. Kemudian kami limpahkan ke polres untuk meneliti lebih lanjut, apakah aliran sesat ataukah tidak,” sambungnya.

Menurut Kompol Roky Crisma Wardana, Wakapolres Pandeglang, diketahui ajaran tersebut diperkenalkan oleh seseorang berinisial E yang saat ini sudah meninggal dunia. Kemudian ajaran tersebut diteruskan kepada anggota keluarganya.

Lihat Juga: Sejarah Agama – Agama Di Jepang

Padepokan ajaran tersebut berlokasi di wilayah Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Roky juga meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya terkait kelompok Balatasutak tersebut.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top