News

Diemban Indonesia, Apa Sih Presidensi G20?

Diemban Indonesia, Apa Sih Presidensi G20?

Indonesia dipercaya menjadi Presidensi G20 yang merupakan forum internasional terkait isu-isu perekonomian dunia. Ditunjuknya Indonesia sebagai Presidensi G20, Presiden RI Joko Widodo langsung membentuk panitia nasional khusus untuk mempersiapkan penyelenggaraan forum itu. Tapi masih belum diketahui daerah mana yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan acara internasional itu.

Apa Itu Presidensi G20?

Mengutip dari laman Kemenko Perekonomian, Presidensi G20 merupakan posisi di mana sebuah negara jadi tuan rumah penyelenggaraan forum G20. Pada 2022 mendatang, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah dan sedang mempersiapkan penyelenggaraan pertemuan yang bakal dimulai sejak 1 Desember 2021.

G20 diikuti oleh 20 negara dari seluruh dunia dan Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mengikuti forum tersebut. Secara umum, G20 adalah gambaran perekonomian dunia dan mempunyai posisi strategis. Negara-negara yang menjadi anggota G20 ini menguasai 85 persen PDB dunia, 80 persen investasi global, 75 persen perdagangan dunia dan 66 persen populasi dunia.

Sejak awal dibentuknya G20, Indonesia sudah menjadi anggota pertemuan tersebut pada 1999. Lalu pada tahun 2008, untuk pertama kalinya Presiden Indonesia diundang dalam KTT G20 di Amerika, dan kini Indonesia menjadi Presidensi G20 pada 2022.

Pada pertemuan G20, berlangsung 2 jalur, yaitu Finance Track yang akan membahas isu bidang ekonomi, keuangan, fiskan dan moneter. Sedangkan jalur kedua adalah Sherpa Track yang membahas isu ekonomi nonkeuangan, seperti pariwisata, energi, pendidikan, pembangunan, industri, kesehatan, ekonomi digital, pertanian, perdagangan, anti korupsi, investasi, lingkungan hingga perubahan iklim.

Sebenarnya G20 tak memiliki sekretariat permanen. Karena itulah, tiap tahun akan dipilih tuan rumah yang disebut Presidensi G20 secara Konsensus pada KTT dengan sistem rotasi kawasan.

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20

Penetapan RI sebagai tuan rumah G20 tahun 2022 dilakukan pada 22 November 2020 lalu saat KTT G20 ke-15 di Riyadh, Arab Saudi. Serah terima Presidensi G20 saat ini, yaitu dari Italia ke Indonesia akan dilaksanakan pada Oktober nanti di Roma, Italia.

“Serah Terima Presidensi G20 dari Italia ke Indonesia bakal dilaksanakan pada KTT G20 (G20 Leader Summit) di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021,” ujar Menkominfo Johnny G. Plate dalam konferensi pers bersama terkait Presidensi Indonesia di G20 Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Indonesia akan mengemban kepercayaan tersebut selama satu tahun, mulai dari 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

“Ini adalah pertama kali Indonesia terpilih menjadi Presidensi G20 semenjak dibentuknya G20 pada 1999,” kata Menkominfo.

Tema dan Pembentukan Panita Penyelenggaraan G20

Pada forum G20 pada 2022 mendatang, Indonesia mengusung tema ‘recover together, recover stronger’.

“Tahun 2022 juga adalah tahun penting untuk Indonesia mengingat Indonesia bakal memegang Presidensi G20. Tema besar Presidensi G20 2022 yaitu ‘recover together, rocover stronger’,” ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam rapat bersama Komisi I DPR RI, Kamis (2/9/2021).

Retno mengatakan tema tersebut dipilih dengan mengedepankan pemulihan ekonomi berkelanjutan setelah pandemi. Ia juga menyebut tema tersebut tak hanya sesuai untuk negara G20 saja, tetapi juga untuk seluruh negara.

“Tema itu berdasarkan visi Indonesia untuk mengedepankan kemitraan dan inklusifitas untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia yang tangguh dan berkelanjutan setelah pandemi COVID-19,” kata Retno.

“Lewat visi dan tema ini kita memastikan G20 akan relevan tak hanya untuk anggotanya, tapi juga untuk semua, khususnya negara berkembang,” sambungnya.

Sebagai tuan rumah G20, pada 27 Mei 2021 Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No 12 Thn 2021 terkait Panitia Nasional Penyelenggaraan Presidendi G20 Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top