News

Direktur Narkoba Polda Bali Dicopot dari Jabatannya, Terkait Kasus Pemerasan

Direktur Narkoba Polda Bali Dicopot dari Jabatannya, Terkait Kasus Pemerasan

Pemerasan yang terduga dilakukan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Bali yakni Kombes Franky Haryadi Prapat akan diberhentikan sementara oleh Kapolda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto. Franky dicopot jabatannya pada 22 September 2016 terkait terduga penyalahgunaan dan pemerasan.

“Agar proses pemeriksaan berjalan dengan lancar, maka saya mengeluarkan surat perintah yang isinya memberhentikan sementara dari jabatannya Dirnarkoba,” ujarnya (22/9).

Kombes Franky Haryadi Prapat diduga terlibat dalam kasus pemotongan anggaran DIPA 2016. Dalam Pengamanan Internal Polri, Mabes Polri menemukan barang bukti sejumlah uang Rp. 50 juta dibrankas Bensat (19/9).

Selain itu dirinya diduga melakukan pemerasan terhadap tujuh kasus narkoba yang nilainya dibawah 0,5 gram. Franky meminta uang Rp. 100 juta kepada para tersangka pengedar narkoba. Tidak hanya itu, Franky juga diduga terlibat dalam satu kasus narkoba WN Belanda yang dimintai satu unit mobil Fortuner.

Pengamanan Internal Polri juga mengamankan barang bukti rekaman APP pada 17 Agustus 2016 kepada anggota dimana isinya memerintahkan anggota agar dapat berdamai dalam kasus narkoba dimana barang buktinya dibawah satu gram.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top