News

Duet Anies-AHY Diyakini Tokcer di 2024, PKB: Jangan Over Pede!

Duet Anies-AHY Diyakini Tokcer di 2024, PKB: Jangan Over Pede!

Elite Partai NasDem Zulfan Lindan meyakini duet Anies-AHY tokcer di Pilpres 2024 mendatang. Menanggapi hal itu, PKB mengingatkan agar tidak terlalu percaya diri.

“Jangan over pede dulu karena persyaratan belum memenuhi,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan, Selasa (19/06/22).

Daniel menilai basis pendukung Anies dan AHY tidak saling menguatkan dan menambah kekuatan. Dia pun menyatakan wilayah Jawa Timur dikuasai oleh PKB.

“Basis Anies dan AHY agak sama, sehingga tidak terlalu menambah kekuatan, terutama Jatim, PKB akan sangat menentukan,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Daniel menyebutkan semua paslon berpeluang maju di Pilpres 2024 mendatang. Dia berharap paslon Pilpres nantinya menggugah antusias masyarakat.

“Semua calon dan pasangan Pilpres masih sangat terbuka termasuk ini. Tinggal memastikan syarat perahu terpenuhi. Kita lihat di saat-saat akhir pendaftaran nanti semoga muncul pasangan-pasangan yang memberi antusias bagi rakyat,” sambungnya.

PKS Soal Duet Anies-AHY: Ojo Kesusu

Di sisi lain, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengomentari klaim duet Anies-AHY tokcer di Pilpres 2024 dengan pantun. Kholid, dalam pantunnya, mengingatkan NasDem agar tidak terburu-buru.

“Hari Minggu ke Gondangdia, ngobrol seru bareng teman. Pilpres 2024 masih lama, ojo kesusu kita masih ta’arufan,” kata Kholid, Selasa (19/7/2022).

PKS sendiri, kata Kholid, tidak terburu-buru dalam menentukan bakal capres 2024. Dia menambahkan partainya masih dalam tahap penjajakan dengan partai lain.

“Kalau cari jodoh kan ada tahapannya. Pertama, nyari dulu. Kedua, penjajakan (taaruf). Ketiga, lamaran. Keempat, baru nikah. PKS dalam tahap kedua dan sedang proses menuju ke tahapan ketiga,” jelas Kholid.

“Sekarang DPP masih penjajakan. Karena, DPP PKS tidak punya kewenangan menentukan koalisi dan pencapresan. Kewenangan di Majelis Syuro. DPP ditugaskan bangun komunikasi politik untuk kemudian dilaporkan ke Majelis Syuro,” tambahnya.

Kholid menuturkan partainya akan mempertimbangkan nama Anies. Ini dikarenakan, lanjut dia, mayoritas pemilih PKS dalam survei memilih Anies.

“Kalau dilihat dari komunikasi politik yang berkembang saat ini dan aspirasi dari anggota-anggota PKS, ya nama beliau muncul dan akan dipertimbangkan. Mayoritas pemilih PKS menurut survei memilih pak Anies. Ini akan jadi pertimbangan penting yang akan disampaikan ke Majelis Syuro,” ungkap dia.

PAN: Klaim-mengklaim Kerjaan Orang Politik!

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto juga mengomentari klaim NasDem yang menyebut duet Anies-AHY bakal tokcer di Pilpres 2024. Yandri mengatakan orang politik sukanya melontarkan pernyataan klaim.

“Ya nggak apa-apa, klaim-mengklaim kan kerjaan orang partai politik, ya kan? Merasa menang, merasa pemenang atau membuat permainan sudah selesai, itu sudah biasa. Nggak perlu kita risaukan, kita juga punya hitungan sendiri, punya taktik sendiri,” kata Yandri, Selasa (19/7/2022).

Yandri menegaskan apa yang diklaim saat ini masih belum pasti menjadi paslon di Pilpres 2024. Lebih lanjut, kata dia, semua orang bisa bermanuver atas apa yang dinyatakannya.

“Yang pasti, siapa yang bertarung itu tunggu di KPU siapa pasangan yang resmi. Kalau sekarang kan masih katanya-katanya, termasuk partai pengusungnya masih katanya-katanya. Oleh karena itu, semua bisa bermanuver, bisa ngomong apa, berkomentar tentang apa boleh. Itulah bunga-bunga demokrasi, saya kita nggak ada masalah,” sambungnya.

Sebelumnya, elite politik Partai NasDem Zulfan Lindan mengklaim duet Anies-AHY bakal memenangi Pilpres 2024. Zulfan mengatakan Anies nenguasai suara di Sumatera dan AHY menguasai suara di Jawa Timur.

“Saya kira kalau terjadi antara Anies dengan AHY, ini selesai, selesai ini. Sulawesi udah pasti, kecuali Sulawesi Utara, NTT ya. Nah, yang lain-lain udah. Sebenarnya tanpa Pemilu kita tahu siapa presidennya,” tutur Zulfan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top