News

Edy Mulyadi Hina Kalimantan dan Prabowo Berujung Laporan Polisi hingga Kesultanan Kutai Akan Kirimkan Jin

Edy Mulyadi Hina Kalimantan dan Prabowo

Nama Edy Mulyadi tengah jadi pembicaraan karena menghina Kalimantan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Akibat Edy Mulyadi hina Kalimantan dan Prabowo itu, Kesultanan Kutai disebut akan mengirim jin hingga Partai Gerindra naik pitam.

Edy Mulyadi Hina Kalimantan

Video pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung masyarakat Kalimantan soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) kini jadi sorotan. Bahkan, tagar #TangkapEdyMulyadi dan #Kalimantan jadi trending Topic di Twitter. Baru-baru ini, beberapa tokoh termasuk yang ada di Kalimantan menanggapi pernyataan Edy itu.

Mengutip akun Twitter @YRadiato yang mengunggah video, Edy mengatakan bahwa IKN akan pindah ke Kalimantan yang ia sebut sebagai tempat jin membuang anak.

“Bisa memahami enggak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal,” kata Edy Mulyadi dalam video viral itu.

Bahkan ia juga menyebut pasar bagi IKN adalah kuntilanak dan genderuwo.

“Pasarnya siapa?.”

“Kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo ngapain ngebangun disana,” kata dia.

Lihat Juga: Sudah Disetujui Jokowi! Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Negara

Untuk memperkuat pernyataan, Edy menanyakan lokasi kediaman rekan di sebelahnya.

“Nggak ada, nih sampeyan tinggal dimana om?” tanya Edy.

“Mana mau tinggal di Gunungsari pindah ke Kalimantan Penajam sana untuk beli rumah di sana,” lanjutnya.

Edy juga menertawakan salah seorang yang menanggapi pernyataannya dan berteriak bahwa hanya monyet saja yang mau jadi warga IKN.

“Gua mau jadi warga Ibu Kota Baru, mana mau,” ucapnya.

“Hanya monyet,” teriak seorang pria.

Hina Prabowo Subianto

Edy Mulyadi hina Kalimantan bukan saja satu-satunya yang jadi sorotan, ia juga mengucapkan kata-kata yang terkesan merendahkan Prabowo Subianto. Edy menyebut Menteri Pertahanan RI itu sebagai macan yang jadi seperti mengeong.

Atas ucapannya itu kader Partai Gerindra pun naik pitam. Mereka tidak terima ketua umumnya, Prabowo Subianto dihina. Bahkan kader Gerindra telah membuat laporan polisi soal penghinaan itu.

“Masa Menteri Pertahanan kayak begini saja enggak ngerti sih? Jenderal bintang tiga macan yang jadi kayak mengeong. Nggak ngerti begini aja. Ini sih bicara soal kedaulatan Negara, Bos,” kata Edy mengutip kanal YouTube MimbarTube, Senin (24/1/2022).

Lihat Juga: Kata Edy Mulyadi Soal Bentrok FPI Dan Polisi, Tak Ada Baku Tembak

“Halo, Prabowo? Prabowo Subianto, kamu dengar suara saya? Masa itu nggak masuk dalam perhitungan, kamu Menteri Pertahanan?” teriak Edy kembali dalam video.

Edy Mulyadi Dilaporkan ke Polisi

Setelah ramai mendapat sorotan karena Edy Mulyadi hina Kalimantan dan Prabowo Subianto, Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) Conny Lolyta Rumondor mengatakan bahwa pihaknya melaporkan Edy ke Polda Sulut atas tudingan dugaan penghinaan terhadap Prabowo Subianto.

DPD Gerinda Sulut tak terima ketua umum mereka dihina begitu saja.

“Iya, Pak Prabowo Subianto ketua umum kita, ikonnya Partai Gerindra, kebanggaan kader Partai Gerindra. Jadi kita tidak terima kalau Pak Prabowo Subianto dihina dan difitnah orang,” terang Conny Lolyta Rumondor.

Laporan tersebut terdaftar dalam laporan polisi nomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT. Edy dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian di media sosial pada 21 Januari 2022.

Kesultanan Kutai Akan Mengirim Jin

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pun angkat suara soal Edy Mulyadi hina Kalimantan. Sekretaris Kesultanan Kutai kartanegara Ing Martadipura, Awang Yacob Luthman (AYL) meluapkan kekesalannya terkait pernyataan Edy itu. Bahkan, ia dengan tegas meminta Edy untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Terlebih, ujar dia, wilayah yang akan jadi Ibu Kota Baru nantinya adalah wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Sehingga dia menegaskan pernyataan itu sangat tidak pantas.

“Secara kelembagaan, kita minta Edy Mulyadi cukup meminta maaf secara terbuka,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (23/1/2022).

Lebih lanjut, AYL sebagai orang yang mengerti adat, diakuinya pihaknya dan masyarakat Kutai memang memuliakan jin.

“Kita di sini di tanah Kutai memuliakan jin. Jadi bukan berarti tempat kita ini tempat membuang jin. Tapi di sini para jin malah beranak pinak,” ucap dia menegaskan.

Lihat Juga: 7 Adat Istiadat Suku Banjar Kalimantan Selatan

AYL juga menekankan, bila Edy tak meminta maaf, pihak kesultanan akan mengirim jin ke Edy Mulyadi agar ia paham seperti apa jin yang ada di Kalimantan.

Dari sisi kelembagaan, AYL menegaskan pihaknya hanya ingin Edy Mulyadi meminta maaf. Ia juga menambahkan, pernyataan Edy Mulyadi hina Kalimantan ini telah mencoreng Bhineka Tunggal Ika.

“Kalau dia tidak minta maaf juga, kita akan merumuskan untuk segera melaporkan pihak kepolisian, apabila diperlukan,” tutupnya menanggapi pernyataan Edy Mulyadi hina Kalimantan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top