News

Efek Samping Dari Obat PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol)

Efek Samping Dari Obat PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol)

Obat PCC yang membuat 50 orang di Kendari, Sulawesi Tenggara, kejang-kejang merupakan obat keras. Selain kejang-kejang, obat itu bisa membuat badan terasa sakit.

Sebelumnya, satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya harus dirawat karena PCC.

“Obat PCC itu masuk kedalam kategori obat keras,” kata Kepala Bagian Humas BNN Kombes Sulistriandriatmoko di Jakarta, Rabu (14/9).

Sulis menjelaskan bahwa PCC atau Paracetamol Cafein Carisoprodol jika dikonsumsi dapat mengakibatkan kejang-kejang dan seluruh anggota tubuh terasa sakit.

Menurut Sulis, biasanya obat tersebut digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan sebagai obat sakit jantung. Maka dalam hal ini, mengonsumsi obat PCC harus mendapat resep dokter.

“Sementara bukan jenis narkotika, dan sedang dalam pemantauan BNN RI, BNN Provinsi Sulawesi Tenggara dan BNNK Kendari,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sulis mengatakan, Balai Laboratorium Narkotika BNN, BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat dan BPOM wilayah setempat, untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC tersebut.

“Sedang dilakukan pemeriksaan terhadap obat tersebut, karena memang sudah menewaskan seseorang yang kobannya anak-anak,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top