News

Eksekusi “Hukum Syariah” Sebab Melakukan Hubungan yang Bukan Muhrim

Portal Berita

Aceh – Dikelilingi banyak masyarakat, seseorang wanita muda menjerit kesakitan, karena mendapat hukuman cambuk oleh polisi syariah setempat ‘Aceh – Hukum Syariah” yang terbukti bersalah “melakukan hubungan dengan lelaki lain sebelum menikah”.

Nur Elita, 20, harus dipindahkan dari Masjid Baiturrahumim di Banda Aceh, Indonesia, dengan ambulans setelah dia dihukum karena diduga menunjukkan “kasih sayang” terhadap mahasiswa lain.

Di bawah hukum Syariah, pria dan wanita yang belum menikah dan yang tidak mempunyai hubungan sedarah tidak diperbolehkan untuk “terlalu dekat”.

Terdakwa dibawa ke panggung untuk menjalani hukuman yang disebabkan perlakuannya, wanita tersebut dipaksa untuk berlutut sementara Algojo atau pria bertopeng berulang kali memukuli dia dengan tongkat.

Dia menerima lima cambukan dan pada akhir hukuman bisa dilihat dia tergeletak di lantai merintih kesakitan.

 

Terdakwa tersungkur setelah mendapatkan beberapa cambukan

Tidak hanya wanitanya saja, Pria yang melakukannya Juga sedang dicambuk adalah Wahyudi Saputra, 23, pria yang dituduh terlalu dekat dengan.

Dia dipaksa untuk berdiri lalu dilakukan hukuman cambuk. 

Empat orang lainnya juga terpaksa menanggung hukuman untuk perjudian, yang juga dilarang di bawah hukum Syariah.

Dikutip dari “Jakarta Post”, upacara hukuman cambuk dilakukan di depan wakil walikota Banda Aceh Zainal Arifin.

Walikota Zainal menjelaskan kepada orang banyak hukuman ini tidak hanya untuk pertunjukan, tapi itu harus diambil sebagai pelajaran oleh semua orang.

Dia mengatakan: “Ambillah hukuman ini sebagai pelajaran. Apa yang telah dilakukan oleh Terdakwa ini tidak harus diambil sebagai contoh. Dan, saya berharap hukuman cambuk mereka di daerah Meuraxa hari ini akan menjadi yang terakhir yang pernah terjadi.”

Banda Aceh adalah satu-satunya provinsi di Indonesia yang menerapkan Hukum Syariah, yang pertama kali diperkenalkan pada 2003 setelah pemberian provinsi status otonomi khusus.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top