News

Eksploitasi Anak Di Jadikan Pengemis, 2 Wanita Diringkus Polisi

Banyak kita jumpai pengemis disudut lampu merah protokol yang membawa anak untuk belas kasihan para pengendara yang melewatinya.

Berkat laporan dari masyarakat, Polres Metro Jakarta Selatan, menangkap dua tersangka kasus eksploitasi anak dibawah umur, keduanya wanita berinisial I, dan NH.

Kombes Wahyu H, selaku Kapolres Metro Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa kedua wanita tersebut mengekploitasi korban dengan cara memaksa untuk mengemis, mengamen, bahkan menjadi joki 3in1.

Saat konfrensi pers di Mapolres Jakarta Selatan (24/3), Kapolres Jakarta Selatan Wahyu H mengatakan, “Sangat memprihatinkan keadaan anak-anak tersebut, mereka dipaksa bekerja dari pagi hingga sore. Apabila tidak melakukannya maka anak-anak tersebut tidak akan diberi makan.”

Pendapatan yang didapat oleh tersangka berkisar Rp.200 Ribu tiap anak dari hasil mengamen, mengemis maupun dari hasil joki 3in1.

Anak-anak tersebut akan mendapat perlindungan dan rehabilitasi dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan.

Sementara itu tersangka dijerat Pasal 1 UU No.21 2007 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal 76 UU No.35 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat UU berlapis ; Pasal 1 Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal 76 Undang-Undang No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman kurung di atas lima tahun penjara

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top