News

Fakta-fakta Gempa Mamuju: Berkekuatan M 5,8 hingga Buat Ribuan Orang Mengungsi

Gempa Mamuju

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,8 melanda Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Gempa Mamuju ini sempat menyebabkan kepanikan warga.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan informasi terkait gempa Mamuju yang terjadi pada Rabu, (8/6/2022) itu. Gempa mengguncang wilayah Pantai Barat Mamuju pukul 13.31 Wita.

Dari hasil analisis BMKG, pusat gempa Mamuju berada di 26 km arah Barat Tapalang Barat, yaitu dengan kedalaman 10 km. Sementara titik koordinati gempa yakni 2.77 LS dan 118,56 BT.

Akibat Sesar Aktif

Gempa di Mamuju ini terjadi karena aktivitas sesar aktif di lepas Pantai Mamuju dan termasuk gempa dangkal.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di lepas pantai Mamuju,” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno lewat keterangannya, Rabu (8/6/2022).

Gempa Mamuju Terasa Kencang Selama 10 Detik

Gempa yang terjadi pada Rabu, 8 Juni 2022, itu dirasakan warga cukup kencang selama 10 detik. Warga yang sedang beraktivitas di dalam ruangan seperti gedung perkantoran pun berhamburan panik.

Lihat Juga: Terkait Gempa Mamuju, Berikut Hasil Analisis BMKG

Casis Polri Alami Luka-luka

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik mengatakan ada tujuh orang yang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan plafon di gedung PKK Sulbar. Korban adalah calon siswa (casis) Polri.

“Tadi Pak Sekda sudah laporan ke saya, ada beberapa yang luka akibat gedung PKK (plafonnya ambruk), tadi juga ada 7 orang luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas Akmal Malik, Rabu (8/6/2022)

Berdasarkan laporan Akmal, ketujuh korban adalah casos Polri yang saat itu sedang mengikuti ujian di gedung PKK Sulbar.

Pemkab Mamuju Buka Tempat Pengungsian

Sebanyak tiga titik pengungsian kemudian dibuka oleh Pemkab Mamuju setelah gempa bumi M 5,8. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan.

“Titik pengungsian yang satu di stadion, kantor bupati, dan jalur dua. Ada tiga tempat pengungsian yang agak besar, agak banyak yang mengungsi,” ungkap Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud saat di lokasi pengungsian Stadion Manakarra, Rabu (8/6/2022)

Selain itu, kata Ado, beberapa posko pengaduan juga telah didirikan di sejumlah tempat. Hal ini untuk mempermudah pemerintah dalam mendata pengungsi dan dampak yang ditimbulkan gempa Mamuju.

“Posko pengaduan di lapangan Ahmad Kirang satu, lalu kemudian Polda. Dan Polres membuat juga di jalur dua, lalu kemudian ada satu di dekat Polres,” ucapnya.

1.145 Orang Mengungsi di Stadion Manakarra Mamuju

Salah satu tempat pengungsian warga setelah gempa bumi M 5,8 adalah Stadion Manakkara Mamuju. Dilaporkan sebanyak 1.145 orang mengungsi di tempat ini.

“Kalau jumlah jiwa itu 1.145 itu sampai jam enam sore. Saya lihat masyarakat masih banyak yang berbondong-bondong datang, kemungkinan masih bisa bertambah,” terang Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Iwanuddin Fatma kepada awak media, Rabu (8/6/2022)

Ia menyebut Dinas Sosial Mamuju juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan fasilitas pendukung agar memudahkan warga yang mengungsi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top