News

Muncul 19 Tahun Sekali, Fenomena Langka Konjungsi Agung Jupiter Saturnus

Fenomena Langka Konjungsi Agung Planet Jupiter Saturnus

Setelah fenomena hujan meteor Geminid yang muncul di langit Indonesia pada (13/12/2020). Kini di bulan yang sama tepatnya pada Senin (21/12/2020), langit Indonesia telah menampakkan sebuah fenomena langka yang jarang terjadi. Fenomena tersebut adalah konjungsi agung antara Planet Jupiter dan Saturnus.

Menurut Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Dijelaskan bahwa fenomena konjungsi ini disebut agung karena jarak dua planet tersebut tampak sangat dekat dari Bumi. Bahkan fenomena ini sangat jarang terjadi.

Fenomena yang terjadi kemarin itu disebut langka karena hanya akan terjadi setiap 19,6 tahun sekali. Namun, yang paling dekat dengan Bumi seperti kemarin pernah terjadi 800 tahun lalu. Itulah mengapa disebut dengan konjungsi agung.

Gambaran terjadinya konjungsi agung Jupiter Saturnus

Fenomena konjungsi agung Jupiter Saturnus ini merupakan sebuah peristiwa sejajarnya dua planet yaitu Jupiter dan Saturnus dalam satu garis bujur ekliptika yang sama sehingga jika dilihat dari Bumi, kedua planet ini tampak berdekatan seolah-olah berkumpul menjadi satu di lokasi yang sama.

Sebenarnya jarak asli antara kedua planet ini sangatlah jauh. Jaraknya lebih dari empat kali jarak Bumi dengan Matahari. Saat fenomena konjungsi ini terjadi, jarak planet Jupiter dan Saturnus sekitar 0,1o atau hanya 1 per 5 dari diameter bulan purnama apabila dilihat dari Bumi.

Tahun ini, kedua planet yang berdekatan tersebut sangat istimewa. Pasalnya fenomena ini menjadi konjungsi antara Jupiter Saturnus yang paling dekat sejak 1623, 13 tahun sejak Galileo Galilei menciptakan sebuah teleskop pertama. Kedekatan tersebut membuat kedua planet itu tampak kembar.

Seseorang bisa mengenali kedua planet ini dilihat dari ketampakan cahayanya. Kedua planet ini tidak berkelap-kelip ketika berada di langit. Jadi, jika kalian melihat benda langit yang berkelap-kelip, maka benda tersebut bukanlah menunjukkan fenomena yang terjadi hari ini yaitu konjungsi agung Jupiter Saturnus. Hal itu dikarenakan yang ditampakkan kedua planet tersebut di langit malam adalah kecerahan yang konsisten. Kedua planet ini akan tampak seperti satu titik yang terang di langit dan tidak berkelap-kelip.

Waktu yang tepat melihat fenomena Langka

Fenomena konjungsi agung Jupiter Saturnus bisa diamati dengan jelas dari arah barat daya setelah matahari terbenam. Pada waktu itulah, planet Jupiter akan tampak lebih terang daripada bintang-bintang yang ada di langit. Sedangkan planet Saturnus tampak sedikit lebih redup, namun cahaya keemasan yang dihasilkan dari cincinya tampat terang dan mudah dikenali.

Fenomena tersebut dapat dilihat sejak Senin, (21/12/2020) pukul 18.30 WIB karena sama-sama berada di bawah ufuk. Sementara itu, puncak dari fenomena langka ini terjadi pada Selasa dini hari (22/12/2020) tepatnya pada pukul 01.18 WIB. Namun waktu yang tepat untuk mengamati fenomena konjungsi agung ini adalah ketika dua planet ini terlihat pada satu titik terang yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB kemarin malam.

Foto fenomena konjungsi agung Jupiter Saturnus yang tampak di Gunungkidul, Indonesia

Untuk bisa mengamati fenomena ini dapat dilakukan dengan bantuan teleskop berukuran kecil. Namun, akan lebih baik lagi dengan menggunakan teleskop yang memiliki tingkat perbesaran yang tinggi agar dapat melihat satelit dari masing-masing kedua planet yang termasuk planet raksasa diantara planet-planet lainnya.

Baca Juga : Teori Terkait Kehidupan Luar Bumi

Nah itulah informasi mengenai adanya fenomena langka yang tampak pada langit kemarin malam yaitu konjungsi agung Jupiter Saturnus yang dapat diamati mulai pukul 18.30 WIB hingga pukul 01.18 WIB dini hari. Fenomena ini tergolong langka karena hanya terjadi setiap 19,6 tahun sekali. Menurut catatan Lapan, fenomena konjungsi agung Jupiter dan Saturnus akan terjadi kembali pada 5 November 2040, 10 April 2060, dan 15 Maret 2080 mendatang.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top