News

Gerindra Bicara Kandidat Cagub DKI, Anies Sudah Level Capres

Gerindra Bicara Kandidat Cagub DKI, Anies Sudah Level Capres

Penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta M Taufik menyebut ada tiga kandidat cagub DKI Jakarta yang berpotensi menggantikan Anies Baswedan. Taufik mengatakan Anies kini sudah memasuki level calon presiden (capres). Siapa ketiga kandidat cagub DKI yang dimaksud?

Untuk diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan selesai pada Oktober 2022. Taufik menyebut Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani menjadi salah satu kandidat cagub DKI potensial.

“Pertama, saya mau urut dari abjad pandangan dan usulan saya. Saya pernah melihat berkas Wali Kota Tangerang Selatan. Airin Rachmu Diani ini kalau didorong di DKI Jakarta bisa menarik,” kata Taufik, Jumat (31/12/2021) lalu.

Kandidat cagub DKI potensial berikutnya, menurut Taufik, ialah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia. Dia menambahkan calon pemimpin muda bisa menjadi kandidat alternatif terbaik pengganti Anies.

“Menurut saya mumpuni, karena ke depannya itu yang muda-muda. Itu dari sudut pandang saya. Mungkin nanti akan ada tokoh-tokoh lain yang akan muncul,” sambungnya.

PDIP Menanggapi Pernyataan M Taufik Soal Cagub DKI

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menanggapi pernyataan M Taufik yang membeberkan tiga kandidat pengganti Anies. Gembong menilai, pernyataan politikus Gerindra itu merupakan bagian dari kesadarannya kalau Anies tidak mampu mengatasi permasalahan di DKI.

“Kalau melihat apa yang disampaikan pak Taufik, ya pastilah, pak Taufik sendiri melihat lima tahun ini Anies tidak bisa, tidak mampu menjawab persoalan Jakarta. Kenapa pandangan itu muncul dari pak Taufik? Karena pak Taufik melihat secara langsung pak Anies tidak mampu menjawab persoalan Jakarta selama lima tahun. Karena itu tadi kita nggak mungkin akan mengulangi persoalan yang sama dengan orang yang sama juga, gitu loh,” respons Gembong, Sabtu (1/1/2022).

Lebih lanjut, Gembong menduga Taufik tengah mencari kandidat cagub DKI dari kalangan muda. Sebab, era saat ini, lanjut dia, menjadi eranya sosok muda yang energik sebagai pemimpin.

“Mungkin jalan pikiran pak Taufik seperti itu. Beliau mencari terobosan, terobosannya apa. Mencari kader muda itu terobosan yang dilontarkan pak Taufik karena ini eranya anak muda. Eranya generasi muda yang lebih energik yang lebih punya pandangan jauh ke depan,” ungkapnya.

Politikus PDIP itu lantas mengungkit Partai Gerindra yang mengusung Anies sebagai calon gubernur DKI, kala itu. dia menilai Taufik melalui pernyataan yang disampaikannya itu mengindikasikan tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama.

“Dulu kan pak Taufik mencalonkan pak Anies gitu, yang mencalonkan Anies sebagai calon Gubernur Jakarta kan Partai Gerindra. Pada saat itu, ketuanya pak Taufik. Jadi dia tidak mau mengulang kesalahan yang sama,” sambungnya.

M Taufik Sebut Level Anies Sudah Capres

M Taufik lantas merespons tanggapan dari Gembong Warsono atas pernyatannya tersebut. Politikus Gerindra itu menegaskan Anies sudah berada di level capres, bukan cagub lagi.

“Karena kan dia calon presiden. Anies calon presiden. Dia levelnya sudah harus lebih tinggi. Kan levelnya sudah lebih tinggi dong,” kata Taufik, Sabtu (1/1/2022).

Taufik menyoroti elektabilitas Anies yang apik dalam berbagai hasil survei terkait capres 2024. Ditanya apakah Prabowo cocok menjadi cawapres untuk mendampingi Anies, dia menyebut politik selalu berjalan sangat dinamis.

“Kan di hasil survei dia tiga besar itu kan dia masuk terus. Saya kira politik itu kan nggak ada yang nggak cocok. Politik itu dinamis,” papar Taufik saat ditanya soal potensi Prabowo jadi cawapres Anies.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top